Home / Headline / MGMP Sejarah Kota Palembang Berharap Jangan Ada Gonjang Ganjing Ganti Kurikulum

MGMP Sejarah Kota Palembang Berharap Jangan Ada Gonjang Ganjing Ganti Kurikulum

BP/DUDY OSKANDAR
Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) sejarah kota Palembang di gelar di SMAN 3 Palembang, Kamis (11/10) dengan tema “Kita Tingkatkan Kompetensi Guru Dalam Pembelajaran Kurikulum 2013”.

Palembang, BP

Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) sejarah kota Palembang di gelar di SMAN 3 Palembang, Kamis (11/10) dengan tema “Kita Tingkatkan Kompetensi Guru Dalam Pembelajaran Kurikulum 2013”.

Ketua Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) sejarah kota Palembang Dr Suherman SPd M Si mengatakan, kegiatan MGMP kota Palembang disamping membuat program tahunan  termasuk juga portal, program semester , RPP yang terbaru revisi 2013.

Baca:  Museum SMB II Resmi Ditutup

 “ 2013 ini selalu mengalami  revisi , sudah empat kali revisi , artinya kita harus menyesuaikan instruksi dari menteri, bagaimana perkembangan K13 ini yang semakin lama akan sempurna  dan kami berharap kepada menteri jangan selalu gonjang ganjing ganti kurikulum, karena kurikulum itu kalau bisa adanya peraturan menteru, 10 tahun  ada pergantian kurikulum, kita lihat sejarah dan kurikulum 2006, kita ambil dari 1974 , kita ada kurikulum 1984, 1994,  2004,  ini menjadi masalah besar bagi dunia pendidikan terutama guru dan anak-anak didik,” katanya sembari mengatakan pihaknya meminta adanya batas kurikulum, usia kurikulum .

Baca:  Kota Palembang Siapkan Paket Wisata Untuk Peserta Asian Games 2018

      Kedepan program MGMP sejarah kota Palembang selain membuat perangkat pembelajaran juga melakukan lomba lomba cepat tepat sejarah sekota Palembang  dan sudah dilaporkan kepada kepala dinas pendidikan Sumsel dan diwakilkan Kabid dan mendapat respon dan bahkan mereka akan menyiapkan piala bergilir.

      Pihaknya juga melakukan lawatan sejarah ke Jambi dan melihat situs bersejarah.

“Bulan November hari pahlawan MGMP sejarah kota Palembang akan melakukan upacara di makam pahlawan dan melakukan lawatan kunjungan sejarah di kota Palembang, untuk melihat peralihan dari zaman Budha ke zaman Islam, ini harus di ketahui,” katanya.

Baca:  Anggaran Pilkada Serentak Sumsel Capai Rp600 Miliar

            Dia menghimbau seluruh sekolah mengajak siswanya ke museum dan situs Sriwijaya dan Islam di Palembang , agar menjadi implementasi pelajaran di sekolah di lapangan agar siswa tersebut cinta sejarah.

Kepala Bidang (Kabid) Sekolah Menengah Atas (SMA) Disdik Provinsi Sumsel, Bonny Syafrian mengapresiasi kegiatan tersebut.

        “Saya senang hadir disini, saya juga bagian dari kita semua di dunia pendidikan,” katanya.#osk

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

DPRD Sumsel Pertanyakan Komitmen Walikota Palembang Atasi Banjir

Palembang, BP Anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) dapil I dan dapil II kota Palembang dipimpin H Budiarto Marsul menggelar ...