Home / Bisnis / Kenaikan Ditunda, di Palembang Premium Habis Lebih Cepat

Kenaikan Ditunda, di Palembang Premium Habis Lebih Cepat

Antrean Premium di SPBU Jalan Kol Burlian depan Punti Kayu, Palembang. BP/RENO

Palembang, BP

Premium Ditunda naik, Bahan Bakar Kendaraan (BBK) jenis Premium di Kota Palembang menjadi incaran pengendara. Tingginya permintaan bahkan membuat Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) sempat mengalami kekosongan. Seperti yang terpantau di SPBU Jalan Kol H Burlian seberang Punti Kayu.

Salah satu SPBU yang masih menyalurkan Premium ini mengalami kekosongan sejak pukul 09.00, Kamis (11/10). Premium baru dikirim kembali pada pukul 15.00 atau sekitar 6 jam setelah kehabisan stok. Kondisi ini pun tidak terlepas dari naiknya permintaan konsumen pasca dibatalkanya kenaikan Premium.

“Semalamkan mendapat kabar dari televisi Premium batal naik, makanya mau beli pagi ini, tapi sudah habis. Informasinya tadi malam banyak yang antre karena tau premium tidak jadi naik,” kata Susilo (34) pengendara roda 4 dijumpai di SPBU KM 6,5 ini, Kamis (11/10) pagi.

Dia mengatakan masih menggunakan Premium karena murah dan mobil masih bisa jalan. “Dari dulu memang pakai premium, memang Pertamax dan Pertalite katanya lebih baik, tapi yang penting mobil saya masih bisa jalan, dan harganya masih terjangkau,” kata dia.

Terpisah, salah satu pengendara roda dua Yance (34) mengatakan yang sama. Namun menurutnya, Pertalite bisa menjadi solusi ketika Premium sering kehabisan. “Kalau kosong terpasksa beli Pertalite, ya kalau masih ada Premium juga tidak masalah, sejauh ini aman-aman saja,” kata Yance.

Dari pantauan di sejumlah SPBU di Kota Palembang, konsumsi Pertalite naik signifikan. SPBU Kol Burlian KM 6,5 bahkan mencatat kenaikan mencapai 8.000 liter per hari. Sementara konsumsi Pertamax Turbo mengalami penurunan pasca pengumuman kenaikan.

“Pertamax Turbo mengalami penurunan permintaan, kalau Pertalite naik. Per hari biasanya sampai 16.000 liter, pasca naik konsumsi naik sekitar 8.000 liter atau sekitar 8 KL per hari,” kata Pengawas SPBU Sudi dijumpai BeritaPagi.

Sudi mengatakan, untuk Pertalite pengiriman menyesuiakan permintaan, jika terjadi lonjakan permintaan bisa ditambah di hari yang sama. Sementara premium pengiriman tetap.

“Untuk Premium per hari dijatahi 24.000 liter atau 24 KL, biasanya habis di pagi hari sekitar jam 10, namun hari ini (kemarin-red) habis lebih cepat, karena permintaan cukup tinggi, dan dikirim kembali sore harinya,” katanya.

Sementara itu, Pjs Region Manager Communication and CSR Sumbagsel PT Pertamina (Persero) Taufikurrachman mengatakan untuk kebutuhan BBK non subsidi pihaknya akan menyalurkan sesuai kebutuhan.

“Untuk non subsidi Pertamina siap melayani berapapun kebutuhan masyarakat, sementara konsumsi pasca kenaikan masih normal,” singkat dia. #ren

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Saldo Rekening Nasabah BNI di Palembang Jutaan Rupiah Raib

Palembang, BP Uang jutaan rupiah milik nasabah Bank Negera Indonesia (BNI) di Palembang yakni Sofyan dan Kiagus tiba-tiba saja raib. ...