Home / Headline / Berkunjung Ke Lokasi Bersejarah Belum Jadi Tradisi Sekolah di Palembang

Berkunjung Ke Lokasi Bersejarah Belum Jadi Tradisi Sekolah di Palembang

BP/DUDY OSKANDAR
Suasana Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) sejarah kota Palembang di gelar di SMAN 3 Palembang, Kamis (11/10) dengan tema “Kita Tingkatkan Kompetensi Guru Dalam Pembelajaran Kurikulum 2013”.

Palembang, BP

Kepala Bidang (Kabid) Sekolah Menengah Atas (SMA) Disdik Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Bonny Syafrian melihat  tradisi mengunjungi museum dan ke lapangan terutama lokasi –lokasi bersejarah di Palembang terutama Sumsel belum menjadi tradisi sekolah-sekolah yang ada di Palembang.

        “Bisa mengunjungi situs peninggalan Kerajaan Sriwijaya di TPKS Gandus, disitu ada prasasti-prasasti yang sudah di rekondisikan bisa ke Bukit Siguntang , itu khan orang Malaysia kesitu, menganggap Melayu turunan disitu, jangan sampai kita punya situs-situs sejarah  seneng orang luar yang datang daripada kita , “ katanya usai membuka Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) sejarahkota Palembang di gelar di SMAN 3 Palembang, Kamis (11/10) dengan tema “Kita Tingkatkan Kompetensi Guru Dalam Pembelajaran Kurikulum 2013”.

Baca:  Pasar Cinde Segera Disulap Jadi Pasar Modern

      Pihak berharap MGMP sejarah Kota Palembang bisa memulainya dan bukan hanya sejarah bidang lain menurutnya harus ikut belajar di lapangan juga.

Ketua Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) sejarah kota Palembang Dr Suherman SPd M Si mengatakan pihaknya juga akan melakukan lawatan sejarah ke Jambi dan melihat situs bersejarah.

“Bulan November hari pahlawan MGMP sejarah kota Palembang akan melakukan upacara di makam pahlawan dan melakukan lawatan kunjungan sejarah di kota Palembang, untuk melihat peralihan dari zaman Budha ke zaman Islam, ini harus di ketahui,” katanya.

Baca:  Pegawai DPRD Sumsel Masuk 100 Persen

            Dia menghimbau seluruh sekolah mengajak siswanya ke museum dan situs Sriwijaya dan Islam di Palembang , agar menjadi implementasi pelajaran di sekolah di lapangan agar siswa tersebut cinta sejarah.

Selain itu menurutnya kegiatan MGMP kota Palembang disamping membuat program tahunan  termasuk juga portal, program semester , RPP yang terbaru revisi 2013.

 “ 2013 ini selalu mengalami  revisi , sudah empat kali revisi , artinya kita harus menyesuaikan instruksi dari menteri, bagaimana perkembangan K13 ini yang semakin lama akan sempurna  dan kami berharap kepada menteri jangan selalu gonjang ganjing ganti kurikulum, karena kurikulum itu kalau bisa adanya peraturan menteru, 10 tahun  ada pergantian kurikulum, kita lihat sejarah dan kurikulum 2006, kita ambil dari 1974 , kita ada kurikulum 1984, 1994,  2004,  ini menjadi masalah besar bagi dunia pendidikan terutama guru dan anak-anak didik,” katanya sembari mengatakan pihaknya meminta adanya batas kurikulum, usia kurikulum .

Baca:  Lestarikan Budaya Palembang Melalui Lomba Teater

      Kedepan program MGMP sejarah kota Palembang selain membuat perangkat pembelajaran juga melakukan lomba lomba cepat tepat sejarah sekota Palembang  dan sudah dilaporkan kepada kepala dinas pendidikan Sumsel dan diwakilkan Kabid dan mendapat respon dan bahkan mereka akan menyiapkan piala bergilir.#osk

     

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Gubernur Minta Tim Pembela Jokowi Deteksi Hoax Sejak Dini

Palembang, BP Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru meminta Tim Pembela Jokowi (TPJ)  mendekteksi hoax yang ingin menjatuhkan Presiden Joko ...