Home / Headline / Ajendam II Sriwijaya Dulu Landasan Pesawat Jepang

Ajendam II Sriwijaya Dulu Landasan Pesawat Jepang

BP/DUDY OSKANDAR
Dosen Program Studi Pendidikan Sejarah FKIP Universitas Sriwijaya (Unsri) yang juga sejarawan kota Palembang Syafruddin Yusuf

Palembang, BP

Kantor Ajendam II Sriwijaya yang terletak di jalan Urip Sumoharjo, 2 Ilir, Ilir Timur II, 2, Kota Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel) 30163 ternyata dulunya adalah landasan untuk pesawat tempur yang dibuat oleh Jepang.

Baca:  Sarimuda Siap Teken Komitmen Seni Budaya Usulan KBIM

Dosen Program Studi Pendidikan Sejarah FKIP Universitas Sriwijaya (Unsri) yang juga sejarawan kota Palembang Syafruddin Yusuf mengatakan, landasan terbang tersebut dibuat Jepang tahun 1940.

“Jadi ada tiga landasan terbang yang di pakai Jepang dulu di Palembang yaitu Talang Betutu, Ajendam dan di Karang Endah, itu pangkalan militer Jepang , malah di Karang Endah itu menjadi Detasemen Kavaleri sekarang, masih ada tugu tiangnya itu, kalau Talang Betutu sudah ada sejak zaman Belanda,” katanya, Minggu (7/10).

Baca:  Kekurangan Anggaran Pembangunan Musi IV Dan Musi VI Diusulkan Masuk Dalam APBD P Sumsel 2018

Dulu menurutnya, kawasan Ajendam II Sriwijaya adalah kawasan yang kosong dimana dan jarang ada manusia bermukim.

“Makanya rumah-rumah angkatan 45 rumahnya di arah Ajendam II Sriwijaya , rumah pak Asnawi, rumah Sainan Sagiman arah semuanya,”katanya.

Menurutnya, hanya Talang Betutu yang masih di fungsikan sebagai pesawat terbang sedangkan Ajendam II Sriwijaya dan Karang Endah dijadikan kantor militer.

Baca:  Tak Miliki E-KTP , Masyarakat Bisa Gunakan Surat Keterangan

“ Kini kawasan Ajendam II Sriwijaya sudah ramai oleh penduduk dan tidak di fungsikan lagi,” katanya.

Dia mengaku tidak ingat kapan landasan pesawat terbang tersebut dijadikan Ajendam II Sriwijaya. #osk

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Ketua MPR: Kemajuan Negara Tergantung SDM

Jakarta, BP–Ketua MPR Zulkfili Hasan mengatakan,  kemajuan sebuah bangsa bukan terletak pada sumber daya alam akan tetapi bergantung pada sumber ...