Home / Palembang / Ribuan Orang Dewasa dan Balita Terjangkit ISPA

Ribuan Orang Dewasa dan Balita Terjangkit ISPA

Palembang, BP — Musim kemarau dan kabut asap yang melanda Kota Palembang berdampak buruk pada kesehatan. Hingga pekan pertama di bulan Oktober ini saja penderita Infeksi Saluran Pernapasan (ISPA) pada balita mencapai 3.756 dan 5.754 orang dewasa.

Berdasarkan catatan Dinas Kesehatan (Dinkes) Palembang, penderita ISPA balita di Oktober ini meningkat jika dibandingkan dengan September. Padahal bulan ini baru menginjak di pekan pertama. Sementara total balita penderita ISPA di September 3.615. Sedangkan penderita ISPA dewasa pada bulan lalu 6.749.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Palembang dr Letizia mengatakan, menghimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap penyakit ini. Di musim kemarau cenderung jarang sekali terjadinya hujan sehingga mengakibatkan banyaknya debu dan asap bertebaran.

Baca:  Kemarau, Satu Hari 200 Kilo Ikan Mati

“ISPA bisa menjakit tidak hanya pada orang dewasa tapi juga balita,” katanya, Jumat (5/10).

Letizia mengatakan, saat ini ISPA masih banyak yang ditangani oleh Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas). “Polusi udara ketika panas terik menjadi salah satu penyebab utama ISPA. Kami menghimbau agar masyarakat selalu menjaga lingkungan sekitar agar tetap bersih. Termasuk mereka yang memiliki banyak aktivitas di luar ruangan,” katanya.

Menurutnya, penyakit ISPA disebabkan oleh virus. Sedangkan gejala ISPA ini bisa diketahui seperti, sering bersin, hidung tersumbat, paru-paru terasa terhambat, kerap kelelahan dan timbul demam serta tubuh terasa sakit.

Baca:  Juni, Sebagian Sumsel Masuki Kemarau

“Apabila ISPA sudah dalam tahap lebih serius itu akan muncul seperti pusing, kesulitan bernapas, demam tinggi dan menggigil, tingkat oksigen dalam darah rendah, kesadaran menurun bahkan bisa pingsan,” terangnya.

Menurutnya, ada beberapa cara untuk mencegah penyakit ISPA ini. Diantaranya, cuci tangan setelah beraktivitas umum, hindari menyentuh bagian hidung, mulut, mata agar terlindung dari penyebaran virus atau bakteri, hindari merokok. Selain itu perbanyak makan serat vitamin untuk meningkatkan daya tahan tubuh, ketika bersin tutup pake tisu atau tangan dan olahraga secara teratur untuk kekebalan tubuh.

Baca:  Kemarau, Menyaring Air Semalaman Untuk Mandi

“Ada baiknya juga harus menghindari banyak-banyak aktivitas di luar, kalau pun harus boleh pakai masker atau sapu tangan. Tentunya harus juga banyak minum air putih,” terangnya.

Letizia menambahkan, dari Dinkes sendiri, sejauh ini pihaknya juga gencar melakukan sosialisasi. Termasuk bagaimana gejala awal ISPA yang timbul biasanya berupa batuk pilek, yang kemudian diikuti dengan napas cepat dan napas sesak. Pada tingkat yang lebih berat terjadi kesukaran bernapas dan tidak dapat minum. #pit

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

ST12 ‘Ngamen’ di LRT Sumsel

Palembang, BP — Berada di Kota Palembang, Band ST12 berkesempatan menjajal kereta api ringan atau Light Rail Transit (LRT) Sumatera Selatan. ...