Home / Headline / Air Palembang Di Makam Syech Jangkung

Air Palembang Di Makam Syech Jangkung

BP/IST
Ketua Masyarakat Sejarawan Provinsi
Sumsel, Dr Farida R Wargadalem Msi

Palembang, BP
Ketua Masyarakat Sejarawan Provinsi Sumsel, Dr Farida R Wargadalem Msi merasakan bagaimana kehebatan orang-orang Palembang dahulu dan peninggalannya.
Farida mengaku, Juli akhir 2018 ke Pati Jawa Tengah dan melihat air Palembang tak jauh dari makam Syech Jangkung dimana Syech Jangkung itu sealiran dengan Syech Siti Jenar.
“Malam-malam kita kesana, jadi Syech Jangkung ini salah satu dari kelas-kelas Sunan Kudus tapi tidak masuk dalam 9 wali songo, dimana makam beliau di bagian luar ada empat gentong yaitu gentong Turki, gentong Palembang, gentong Demak dan gentong Cerebon, itu ada air Palembang , “ katanya, Jumat (5/10).
Dan di makam Syech Jangkung atau disampingnya ada dua makam perempuan tapi makam perempuan yang dekat dengan Syech Jangkung adalah putri Palembang .
“ Jadi dikatakan Syech Jangkung ini ikut berperang di saat perang Palembang perang yang mana, apakah perang mempertahankan Kuto Gawang atau yang mana saya sampai sejauh itu, jadi Palembang, Sriwijaya, Kesultanan dan sebagainya punya sejarah yang luar biasa tidak hanya di kawasan nusantara , Asian Tenggara tapi dia juga sudah mendunia, “ katanya.
Bagi sebagian warga Pati, Jawa Tengah nama Syekh Jangkung tidak bisa dilepaskan dengan cerita mengenai kesaktian Syekh Jangkung atau juga dikenal sebagai Saridin yang begitu melegenda.
Menurut penulis buku Syekh Jangkung Landoh yakni Amirul Ulum, penulis muda berkelahiran asli Pati yang sekarang bermukim di jogja. menjelaskan tentang wali nyentrik yang dimakamkan di Landoh Kayen tersebut, salah satunya perihal intelektualitas Syekh Jangkung yang terkenal hingga antero Timur Tengah.
“Intelektualitas Syekh Jangkung yang terkenal hingga antero Timur Tengah (tanah Haramain) dan Peranan Syekh Jangkung dalam kepemerintahan yang terbilang sangat gemilang juga sukses karena beliau (Saridin) juga merupakan salah satu menantu Raja Palembang,” papar Amirul Ulum beberapa waktu lalu.
Ulum mengatakan bahwa Syekh Jangkung merupakan Ulama yang sangat masyhur. Namun citranya tidak ingin diketahui publik.
“Faktanya ia dikenal sebagai Ulama’ Jawi dalam tanah haramain dan sangat disegani. Bahkan dalam buku juga diceritakan Saridin pernah silaturrahim ke Raja Turki dan ditanya sang Raja “naik apa anda hingga sampai kesini dan berapa lama sampai sini”, dan dengan entengnya Saridin menjawab “saya lakukan perjalanan hingga sampai sini dalam waktu semalam”, ini menjadi bukti kemasyhuran Saridin di Dunia luar yang sangat disegani.” Katanya.
Hal tersebut menjadi penegas sosok Syekh Jangkung sebagai Wali dengan karomah yang luar biasa. Dia juga berpesan kepada Mahasiswa STIBI Syekh Jangkung yang memiliki almamater nama “Syekh Jangkung” sebagai ikon utama kampus untuk lebih bisa menggali lebih dalam tentang Syekh Jangkung.
“Mengenai kisah-kisah Saridin yang selama ini banyak diperagakan memang perlu pelurusan karena teks-teks yang ada dulu memang banyak yang di sabotase penulisanya oleh Belanda pada masa penjajahan karena musuh utama pergerakan zaman dulu ialah para Ulama,” katanya.
Adapula kesan yang disampaikan oleh Zaimatul salah satu Mahasiswa STIBI. Menurutnya, kisah tersebut bisa menjadi ulasan yang sangat menarik dan menjadi referensi kami bagi Mahasiswa STIBI Syekh Jangkung khususnya.
“Dan kami juga belum banyak mengetahui sisi lain seorang Saridin dari konteks lain daripada yang banyak cerita yang beredar selama ini selain itu selama ini karya-karya tentang Syekh jangkung jarang ditemukan,” ungkapnya.
Usai bedah buku dilanjutkan potong tumpeng dan ziarah ke makam Syekh Jangkung sebagai pengalap berkah dan keberlangsungan Kampus STIBI Syekh Jangkung.#osk

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

PBB Seluruh Sumsel Resmi Dukung Jokowi-Ma’ruf

Palembang, BP Ketua umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra, meminta para calon anggota legislatif (caleg) yang akan bertarung ...