Home / Pendidikan / Gembleng Kompetensi, Guru SMKN 5 Bakal Dimagangkan Enam Bulan

Gembleng Kompetensi, Guru SMKN 5 Bakal Dimagangkan Enam Bulan //Program TEFA Kemendikbud RI//

(Program sosialisasi Teaching Factory (TEFA) yang dilaksanakan Direktorat Kemendikbud RI di Gedung Bioskop Mini SMK Negeri 5 Palembang)

Palembang, BP
Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI mendorong guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) agar memiliki kompetensi yang berkualitas agar melahirkan lulusan yang juga berkualitas. 
 
Bahkan, melalui program Teaching Factory Kemendikbud RI bersama Dinas Pendidikan Sumsel, program magang perusahaan jangan hanya diberikan pada siswa tapi terlebih dahulu guru dimagangkan agar benar-benar memahami kompetensinya. 
Pola inilah yang akan diterapkan SMK Negeri 5 Palembang dalam menciptakan lulusan yang berkualitas di era disruntion 4.0 dimana tantangan dunia industri dan dunia usaha benar-benar ketat.
“Jadi, sekolah ini akan mengirimkan guru untuk belajar di perusahaan melalui program Teaching Factory (TEFA) yang dilaksanakan Direktorat Kemendikbud RI,”ujar Kepala SMK Negeri 5 Palembang Drs Zulfikri, M.Pd usai mengikuti sosialisasi TEFA di Gedung Bioskop Mini SMK Negeri 5 Palembang, Kamis (4/10).
Lanjut dia, bahwa program TEFA merupakan upaya pemerintah untuk meningkatkan kompetensi siswa SMK sesuai dengan kebutuhan di bidang industri. Program ini juga sebagai modal bagi siswa untuk menciptakan lapangan kerja.
“Artinya, guru akan dimagangkan minimal selama satu semester. Sehingga selain mumpuni secara skill juga menguasai kompetensi paket keahlian yang diajarkan ke siswa,”jelasnya.
Tahap awal, sambung dia, pihaknya hanya mengirimkan guru dengan kompetensi Multimedia dan Pemasaran. Dengan harapan, guru bisa menghasilkan produk sendiri setelah mengikuti kegiatan magang selama satu semester.
“Tantangannya kompetensi guru produktif harus sesuai dengan kebutuhan industri,” jelasnya.
Lebih lanjut dikatakan Zulfikri, bahwa untuk paket keahlian Multimedia dua guru prodiktif secepatnya akan dikirim ke perusahaan untuk magang karena November 2018 mendatang, pihak Supervisi Kemendikbud RI program TEFA akan mengecek sejauh mana perkembangannya.
“Begitu juga Pemasaran, kita juga maganhkan selama minimal satu semester. Bisa rekomendasi ke Catefour dan lainnya. Bagaimana kemdian strategi oemasaran secara ofline dan online. Itu tantangan semua, karena ini adalah era teknologi,”pungkasnya. #sug
Baca:  Prasetya Mulya Dorong Lulusan Siap Kerja dan Siap Wirausaha
bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Mahasiswa PPG Matematika Unsri Beri Bantuan Sembako ke Panti Asuhan

Inderalaya, BP — Puluhan mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (PPG) Matematika Unsri memberikan bantuan berupa sembako dan snack kepada 20orang anak ...