Home / Pemerintahan / Wapadai Politik Konservatif SARA Jelang Pilpres

Wapadai Politik Konservatif SARA Jelang Pilpres

Anggota MPR Satya Widya Yudha

Jakarta, BP–Anggota MPR Satya Widya Yudha meminta masyarakat mewaspadai  politik konservatif SARA jelang  Pilpres 2019. Upaya tersebut  akan dilakukan  kelompok radikal untuk mengikuti jejak  Donal Trump di Amerika Serikat.

“Kita harus berusaha sekuat tenaga membendung radiakalisme karena  mengancam desintegrasi bangsa.  Pilpres bukan persoalan Jokowi dan Prabowo, tapi untuk menjaga persatuan kesatuan dan  menyelamatkan NKRI,” ujar  Wakil Ketua Komisi I DPR RI itu di ruangan wartawan DPR, Jakarta,  Senin (1/10).

Baca:  Pertahankan WTP, Menkeu Apresiasi MPR Kotak Masuk

Menurut Satya, kalau ada khotib atau penceramah yang meresahkan masyarakat,  pemerintah mesti  bertindak dan  masyarakat wajib  merawat nilai-nilai kebansgaan.

Anggota MPR Sodik Mujahid menuturkan, pemerintah hendaknya tidak  gampang mengecap seseorang atau kelompok masyarakat radikal,  hanya  berbeda pendapat atau melakukan pengembangan terhadap Pancasila .

Dikatakan, sikap radikalisme bisa muncul karena masalah ekonomi dan  ketidakadilan. Akan tetapi, fitnah, pemutarbalikan fakta, adu domba dan  kekerasan  harus  diwaspadai. “Dari segi ideologis dan atheisme tidak perlu dikhawatirkan. Yang saya khawatirkan  sekarang  radikalisme akibat budaya,” tuturnya. [

Baca:  MPR Buka Kerja Sama Semua Pihak Sosialisasikan Empat Pilar

Pakar Politik dari UI, Boni Hurgen mengatakan, banyak aktifis HTI masuk  instansi negara. Seperti lembaga, kementerian, BUMN, dan TNI/Polri. “Itu fakta, bukan ilusi. Jadi, saat ini ada upaya untuk mengganggu ideologi Pancasila dengan ideologi NKRI Syariah,” jelas Boni.

Karena itu dia berharap seluruh komponen bangsa mewaspadai terorisme dan radikalisme yang masuk partai dan mendukung capres tertentu. “Apalagi mereka menghalalkan segala cara untuk merusak kebhinnekaan dan kebangsaan ini,” paparnya. #duk

Baca:  Generasi Milenial Harus Dibekali Wawasan Kebangsaan
bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Harga Kopra Jeblok, Senator Malut Minta Pemerintah Turun Tangan

Jakarta, BP–Harga kopra di Maluku Utara (Malut) jeblok sejak enam bulan terakhir. Semula Rp10.000 kini hanya dihargai Rp3.200 per kilo. ...