Home / Headline / Kedai Kopi 8 Dempo, Tempat Minum Kopi Yang Aman Untuk Lambung

Kedai Kopi 8 Dempo, Tempat Minum Kopi Yang Aman Untuk Lambung

BP/DUDY OSKANDAR
Peracik kopi dari Kedai Kopi 8 saat memeragakan keahliannya.

Palembang, BP

Berawal kekhawatiran akan asam lambung, membuat Andre rela berhenti minum kopi saat itu. Ia yang tadinya bisa menghabiskan kopi sampai 10 gelas sehari perlahan mulai tidak meminum kopi.

Rasa takut tersebutlah yang membuat Andre yakin tubuhnya sehat karena tak meminum kopi. Lambat laun, keinginan untuk meminum kopi kembali timbul. Bahkan setiap melewati pasar yang salah satu kios tengah menggiling biji kopi langsung membuatnya langsung berpikir untuk minum lagi.

“Ya saat lewat kok harum kopi bikin mengunggah selera untuk minum lagi, dari situ saya berpikir bagaimana membuat kopi tapi aman bagi lambung dan cocok diminum untuk semua kalangan,” kata Andre, pengelola Kedai Kopi 8 yang berada di lantai dua Jalan Dempo Resto Karawaci, Minggu (30/9).

Baca:  Muba Capai Imunisasi MR Tertinggi di Sumsel

Karena nekat ingin meminum kopi, akhirnya ia mencoba bereksperimen membuat kopi. Tapi, tidak sembarang biji kopi yang diolahnya menjadi bubuk minuman kopi.

Andre memilih kopi berkualitas tinggi, setiap biji kopi dipilihnya yang paling baik. Hal itu pun yang membuatnya menemukan kopi racikannya sangat enak dan aman bagi kesehatan.

“Ternyata setelah saya minum, kok enak, badan segar dan tidak ada rasa mual seperti minum kopi lainnya. Akhirnya saya putuskan untuk memberikan kenikmatan kopi buatan saya kepada para pecinta kopi yang takut akan asam lambung. Kopi racikan saya sangat aman dan memang menjadi referensi dikalangan kopiholic,” katanya.

Bahkan, untuk bereksperimen, ia menghabiskan sampai 30 kilogram biji kopi dari berbagai penjuru daerah. Mulai dari kopi asal Sumsel, Aceh, Lampung, Solo hingga Toraja.

Baca:  Alex Noerdin Berharap Predikat Sumsel Daerah Zero Konflik Bisa Dipertahankan

Namun, akhirnya terpilih tiga biji kopi berasal dari daerah yang digabungkan sehingga menjadi serbuk kopi yang sangat nikmat diseruput.

“Tiga biji kopi itu saya gabung, untuk roastingnya pun sendiri dengan takaran sesuai agar tercipta harum, nikmat, pekat dan aman tentunya. Kalau sudah dicoba pastinya ketagihan,” katanya.

Akhirnya, ia bertemu dengan sahabatnya seorang pengusaha bernama Edi dan berpikir kenapa tidak membuat kedai kopi bagi pecinta kopiholic yang masih takut akan meminum kopi.

Kini usaha Kedai Kopi 8 yang dibangunnya siap menampung para pecinta kopi untuk minum. Bahkan, ia menjamin setiap meminum kopi di tempatnya akan mendapati citarasa khas serta aman.

Selain itu, tempat minum kopinya pun didekorasi seperti tengah berada di rumah. Hal itu dianggap sebagai daya tarik, karena setiap orang ingin minum kopi butuh ketenangan tapi bisa bercengkerama dengan rekan kerja maupun kolega.

Baca:  Desakan Pencabutan SK Gubernur Sumsel No 142 /III/KPS 1983 Tentang Penghapusan Marga Menguat

“Posisi kedai di lantai 2 dan bisa cukup menampung sampai puluhan orang, untuk meja juga kita beda-bedakan seperti posisi furnitur di dalam rumah,” katanya.

Untuk harga pun tidak bakal membuat kocek bolong. Sebab harganya sangat terjangkau, mulai dari Rp 8 ribu sampai Rp 25 ribu khusus teh poci.

“Untuk menu unggulan kita ada kopi tarik, kopi tubruk, kopi susu, selain itu banyak varian minuman seperti teh tarik dan banyak lagi,” katanya.

Kemudian, untuk menu makanan ringan pun banyak, mulai dari pisang keju hingga menu lainnya yang sangat cocok untuk menemani minum kopi.

Bagi pecinta kopi, Kedai Kopi 8 dibuka mulai pukul 06.00 sampai 22.00. Serta kedai dibuka setiap hari demi membahagiakan pecinta kopi yang takut maag dan asam lambung bisa minum di Kedai Kopi.#osk

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Kembali Ke Identitas  Budaya Kota  Palembang

Palembang, BP Pemerintah kota (Pemkot) Palembang dinilai membangun kebudayaan kota Palembang tanpa dasar dan konsep,  hal ini dipertanyakan sejumlah pihak ...