Home / Headline / Cacat Hukum, Pelantikan Gubernur Sumsel Harus Di Tunda

Cacat Hukum, Pelantikan Gubernur Sumsel Harus Di Tunda

BP/ ist
Suasana Forum Silaturrahmi Lembaga Swadaya Masyarakat Sumsel mendatangi kantor Kementerian Dalam Negeri yang berada di kawasan jalan Medan Merdeka Utara Jakarta, Jumat (28/9) pagi

Jakarta, BP
Dikarenakan masih adanya proses hukum terhadap penyelenggaraan Pilgub Sumsel lalu, maka pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel harus ditunda sampai dengan tuntasnya semua persoalan hukum.
Untuk itu sejumlah massa yang menamakan diri dari Forum Silaturrahmi Lembaga Swadaya Masyarakat Sumsel mendatangi kantor Kementerian Dalam Negeri yang berada di kawasan jalan Medan Merdeka Utara Jakarta, Jumat (28/9) pagi.
Dalam aksinya, demonstran menuntut Presiden dan Menteri Dalam Negeri agar menunda pelantikan Gubernur sampai adanya inkrah terhadap proses hukum di Pengadilan Tata Usaha Negara saat ini.
“Kita menuntut ditunda dulu, kita ingin menghormati semua proses hukum yang tengah berlangsung sekarang. Bila sudah memiliki kekuatan hukum tetap, silakan semua dilanjutkan,” ujar Alfianto SH koordinator aksi kepada sejumlah media.
Menurutnya, untuk mengisi kekosongan saat ini mereka tetap mendukung Hadi Prabowo sebagai Pelaksana Tugas sampai dilantiknya Gubernur baru nantinya.
Kehadiran sekitar 100 demonstran ini dikawal ketat pihak kepolisian. Sayangnya tidak satupun pejabat kementerian Dalam Negeri yang menemui demonstran.
“Hari ini hanya awal saja kita bergerak, Insya Allah awal pekan depan kita akan datangkan massa dalam jumlah sangat banyak. Kita juga akan mendatangi kantor Presiden,” tambah Alfianto.
Sayang Mendagri sedang mengikuti rakor dan tuntutan pendemo di terima staf Kemendagri.#osk

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

KONI Evaluasi Anggaran Cabor di Pembubaran Panitia Porkot

Palembang, BP Ditengah minimnya anggaran Pekan Olahraga Kota (Porkot) ke X yang berlangsung pada bulan November 2018 lalu di Bumi ...