Home / Headline / Waspadai Berita Hoaks, Politisasi Sara, Kampanye Gelap Dan Money Politik

Waspadai Berita Hoaks, Politisasi Sara, Kampanye Gelap Dan Money Politik

BP/IST
Focus Group Discussion (FGD) evaluasi penyelenggaraan pilkada dengan stakeholder yang digelar KPU Kota Palembang, di Hotel Aston Palembang, Kamis (27/9).

Palembang, BP

Kapolresta Palembang, Kombes Pol, Wahyu Bintono Haribawono menghimbau agar masyarakatkota Palembang mewaspadai berita hoaks yang menyebar dan politisasi isu sara dan kampanye hitam serta money politik yang menjadi potensi terjadi di ajang demokrasi di Pilkada dan Pemilu.

“Potensi selalu ada setiap pilkada dan pemilu, terhadap potensi ini Polri tetu selaku pihak keamanan sudah jauh-jauh hari terus melakukan koordinasi dengan KPU dan Bawaslu untuk bagaimana meningkatkan upaya antisipasi melalui pembinaan kepada masyarakat, memberikan penerangan dan juga kita melakukan kegiatan bersama agar potensi –potensi tadi bisa di kurangi,” katanya dalam acara Focus Group Discussion (FGD) evaluasi penyelenggaraan pilkada dengan stakeholder yang digelar KPU Kota Palembang, di Hotel Aston Palembang, Kamis (27/9).

Baca:  Tiongkok Targetkan Juara Umum di Asian Games 2018

Pihaknya memiliki unit cyber patrol yang ada di Polresta Palembang yang akan melakukan monitoring terutama di media sosial terhadap berita-berita yang tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya dengan mengambil langkah hukum dan penegakan hukum dengan didukung alat bukti yang cukup.

“Kami terus mematangkan dengan melakukan persiapan pengamanan pemilu mendatang baik jumlah personil, sarana dan prasarana dan peralatan , personil ada penambahan personil dan yang jelas untuk TPS di pemilu mendatang akan mendatang karena ada ketentuan yang mengatur tentang pengurangan pemilih dalam satu TPS , konsekuensinya adalah jumlah TPS bertambah , kami dari kepolisian akan menambah jumlah pengamanan di TPS, ini kita katagorikan TPS aman atau TPS rawan I dimana satu polisi bisa mengawasi satu TPS, TPS rawan II ini kita akan menempatkan satu polisi mengamankan satu TPS tambah satu personil lagi,” katanya.

Kapolresta Palembang, Kombes Pol, Wahyu Bintono Haribawono yang hadir sebagai salah satu narasumber, menyampaikan secara keseluruhan pelaksanaan pilkada Palembang berjalan kondusif. Hal ini berkat kerjasama dan sinergitas antara semua pihak baik penyelenggara pemilu, peserta pilkada dan tim pemenangan masing-masing pasangan calon kepala daerah.

Baca:  Penetapan Gunawati Sebagai Tersangka Sah Menurut Hukum

“Nuansa pilkada Palembang yang lalu itu berbeda dengan tahun sebelumnya, karena setelah pilkada ada Asian Games yang mana Palembang tuan rumah. Jadi bila terjadi gangguan kamtibmas akan ganggu perhelatan Asian Games, namun alhamdulillah semua berjalan lancar dan relatif kondusif,” ujar Kombes Pol Wahyu Bintono.

Kendati kondusif, namun diakui Wahyu persoalan tetap saja ada selama pelaksanaan pilkad Palembang berlangsung, misalnya persoalan yang muncul saat penghitungan suara berlangsung serta adanya daerah sengketa di Tegal Binangun, Plaju Darat yang nyaris terjadi konflik namun pihaknya cepat melakukan antisipasi sehingga kembali kondusif.

“Pada pilkada lalu kami terjunkan 7000 an peronil gabungan, TNI, POLRI, Linmas dan pemerintah Kota Palembang,” katanya.

Baca:  Lanud SMH Lestarikan Batik Warisan Budaya

Komisioner KPU Palembang, Abdul Karim Nasution mengatakan, hasil evaluasi pihaknya masih adanya persoalan DPT. Angka partisipasi juga menjadi PR pihaknya.

“Walaupun angka partisipasi naik namun belum mencapai target nasional,” kata Karim.

Kegiatan ini dinilainya sebagai bentuk evaluasi dan keterbukaan KPU Palembang guna mendengarkan aspirasi masyarakat terkait kinerja KPU Palembang selama ini.

Sehingga diharapkan kedepan kinerja KPU Palembang akan lebih baik lagi dan permasalahan yang terjadi ditingkat bawah dalam pelaksanaan pilkada dan pemilu bisa di atasi.

Sementara itu salah satu perwakilan pers, Abdul Malik Syafei menyoroti persolan DPT yang masih ditemukan adanya DPT ganda. Persoalan DPT kata dia dapat mempengaruhi angka partisipasi dan rentan menjadi bahan gugatan sengketa oleh salah satu pasangan calon kepala daerah di Mahkamah Konstitusi.

“Masalah money politic juga jadi persoalan. Seperti kentut ada baunya, tapi tidak terlihat. Disini sepertinya peran Bawaslu mencegah money politic belum maksimal,” katanya.#osk

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Gubernur Minta Tim Pembela Jokowi Deteksi Hoax Sejak Dini

Palembang, BP Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru meminta Tim Pembela Jokowi (TPJ)  mendekteksi hoax yang ingin menjatuhkan Presiden Joko ...