Home / Headline / Tunda Pelantikan Gubernur Dan Wakil Gubernur Sumsel Terpilih

Tunda Pelantikan Gubernur Dan Wakil Gubernur Sumsel Terpilih

BP/DUDY OSKANDAR
Alamsyah Hanafiah SH MH

# Alamsyah Kirim Surat Ke Presiden

Palembang, BP
Pasca majelis hakim Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Palembang memutuskan gugatan Penggiat demokrasi RM Ishak Badaruddin SM.HK melalui tim advokasinya yakni dari kantor hukum Alamsyah Hanafiah SH MH dan rekan serta dari kantor hukum Herman Hamzah SH dan rekan terdiri Herman Hamzah SH, Kgs Bahori SHI, Anwar Sadad SH dan Neko Ferlyno SH CPL terkait gugatan terhadap obyek gugatan Keputusan KPU Sumsel Nomor :1/PL.03.3-Kpt/16/prov/II/2018 tentang penetapan paslon peserta Pilgub dan Wakil Gubernur Sumsel 2018, khususnya pasangan nomor urut 1 Herman Deru dan Mawardi Yahya pada 12 Februari 2018, tidak di terima karena PTUN Palembang karena tidak berwenang, karena yang berwenang adalah Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (TUN) di Medan sehingga Alamsyah Hanafiah cs kemudian mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi TUN , Medan , Rabu (26/7).

Baca:  Museum dr. AK Gani Ikut Pameran di Museum Tekstil Jakarta

Alamsyah Hanafiah SH MH mengaku kalau dirinya mengirimkan surat ke Presiden RI Joko Widodo ditembuskan ke Mendagri dan Mensegneg, pada Jumat (28/9) untuk meminta penundaaan pelantikan Gubernur Sumsel terpilih H Herman Deru dan Wakil Gubernur Sumsel terpilih Mawardi Yahya karena masih ada sengketa dan masih banding di Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (TUN) di Medan.

“Saya sekarang sudah di Jakarta dan besok suratnya saya serahkan ke Presiden,” kata Alamsyah ketika di hubungi, Kamis (27/9).

Baca:  KPU Sumsel Gelar Rapat Pertanggung Jawaban Pengelolaan Dana Hibah Pilgub

Selain itu , pelantikan tersebut bertentangan dengan pasal 173 dan 174 UU No 10 tahun 2016 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota.

“ Kalau sampai Presiden mengeluarkan Kepres pelantikan Gubernur Sumsel terpilih H Herman Deru dan Wakil Gubernur Sumsel terpilih Mawardi Yahya, saya akan gugat Presiden ke PTUN ,” katanya.

Soal pelantikan Gubernur Sumsel terpilih H Herman Deru dan Wakil Gubernur Sumsel terpilih Mawardi Yahya menurutnya, bukan urusan KPU namun urusan Presiden.

Sebelumnya sempat beredar informasi terkait pelantikan Gubernur Sumatera Selatan terpilih 2018 pada 27 September atau tahap dua oleh Presiden RI, Joko Widodo kini kepastian prosesi tersebut akhirnya terjawab. Pelantikan akan digelar pada 1 Oktober 2018 di Istana Presiden.

Baca:  31 Nama Calon Anggota KPU yang Lulus CAT

Saat dikonfirmasi terkait info tersebut, Pj Gubernur Sumsel, Hadi Prabowo membenarkan informasi soal pelantikan itu.

Pihak Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan pun sudah mempersiapkan terkait pelantikan gubernur dan wakilnya, yakni Herman Deru dan Mawardi Yahya untuk periode 2018-2023.

“Iya sudah dengar soal kabar pelantikan tanggal 1, dari Pemprov sudah melakukan persiapan, insya Allah barengan dengan pelantikan Gubernur Kaltim,” ujar Hadi Prabowo, Kamis (27/9).

Hadi menambahkan, untuk mematangkan segala persiapan pelantikan, saat ini Sekertaris Daerah tengah berada di Jakarta untuk mempersiapkan segala hal untuk pelantikan gubernur terpilih oleh Pak presiden.

“Kita sudah siap, kemarin juga sudah rapat dengan tim sinkronisasi,” ujarnya.#osk

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

PBB Seluruh Sumsel Resmi Dukung Jokowi-Ma’ruf

Palembang, BP Ketua umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra, meminta para calon anggota legislatif (caleg) yang akan bertarung ...