Home / Pemerintahan / Omset Puluhan Juta, Peternak Lele Bangga Gunakan KUR Bank Sumsel Babel

Omset Puluhan Juta, Peternak Lele Bangga Gunakan KUR Bank Sumsel Babel

Palembang, BP

Tahun pertama dipercaya sebagai penyalur Kredit Usaha Rakyat (KUR), Bank Sumsel Babel (BSB) tidak menyia-nyiakan kesempatan. Bahkan, Direktur Utama Bank Sumsel Babel Muhammad Adil turun langsung memastikan kredit bersubsidi ini benar-benar produktif dan tepat sasaran.

Tri Wahyu Aji (41) salah satu dari sekian banyak debitur KUR Bank Sumsel Babel mengatakan, dirinya merasa nyaman memijam dana KUR ini, apalagi petugas bank sering berkunjung, bahkan banyak memberikan solusi guna kemajuan usahanya yang kini beromset hingga puluhan juta.

“Dalam satu bulan bisa sampai 300 ribu bibit yang kami jual di pasaran dengan harga kisaran Rp150 hingga Rp200 per ekor. Omsetnya cukup lumayan, bahkan kami cukup kewalahan meladeni permintaan yang cukup tinggi di Kota Palembang,” kata Wahyu dijumpai di lokasi pertenakan Lele di kawasan Tegal Binangun, Rabu (26/9).

Wahyu mengaku sangat terbantu dengan pinjaman KUR ini, apalagi petugas bank juga banyak memberikan solusi terkait pembiayaan. Dirinya pun tidak segan-segan merekomendasikan pinjamanya ke kelompok lain guna mendorong produktivitas usaha.

Wahyu sendiri saat ini sudah melakukan budi daya ikan lele sejak tahun 2014, dan kini sudah memiliki kelompok sekitar 10 orang. Tidak hanya lele yang siap panen, Wahyu juga mendistribusikan ratusan ribu bibit ikan lele berbagai ukuran ke sejumlah peternak lele di Kota Palembang.

Tri Wahyu Aji kini sukses berternak lele, dirinya pun juga berterima kasih karena saat ini sudah ada pembiayaan KUR, bahkan kualitas bibit lelenya pun kini sudah memiliki sertifikasi.

“Ini saja sudah ada yang pesan 300.000 bibit ikan lele, dan ini sedang proses, kalau potensinya di Kota Palembang cukup besar, dan permintaan bibit ikan lele ini terus meningkat. Soal kualitas kamipun sudah bersertifikasi dan dipastikan bibit ikan lelenya terjamin kualitasnya, ” tutur dia.

Terkait pembiayaan KUR M Adil memastikan jika pihaknya tidak hanya sekedar menyalurkan. Pihaknya pun bahkan terus mengevaluasi pinjaman secara berkala, guna memberikan layanan masksimal kepada debitur. Bahkan tidak sedikit dari debitur yang minta tambahan pinjaman untuk ekspansi usaha.

“Paling penting penyaluran KUR dengan bunga 7 persen ini adalah tepat guna, sehingga subsidi dari pemerintah terhadap bantuan pembiayaan ini dapat terealisasi tepat sasaran,” katanya.

Adil juga mengimbau agar masyarakat untuk dapat memanfaatkan pembiayaan KUR ini semaksimal mungkin, khususnya untuk produktivitas usaha. Sebab, perbankan akan sangat bangga jika debiturnya meraih kesuksesan.

Hingga Agustus pihaknya telah merealisasikan pinjaman KUR Rp87,8 miliar dengan total 1.429 debitur, terdiri dari KUR mikro Rp19,9 miliar (982 debitur) dan KUR kecil Rp67 miliar (447 debitur). Perusahaan menargetkan penyalurkan KUR sebesar Rp92 miliar di 2018. #ren

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Harga Kopra Jeblok, Senator Malut Minta Pemerintah Turun Tangan

Jakarta, BP–Harga kopra di Maluku Utara (Malut) jeblok sejak enam bulan terakhir. Semula Rp10.000 kini hanya dihargai Rp3.200 per kilo. ...