Home / Headline / Museum Harus Mendapat Sentuhan Manajemen Modern

Museum Harus Mendapat Sentuhan Manajemen Modern

BP/IST
Suasana Komunitas Jelajah bekerjasama dengan Museum dr AK Gani Palembang menggelar diskusi “Peluang Museum di Era Digital”, Rabu (26/9).

Palembang, BP

Komunitas Jelajah bekerjasama dengan Museum dr AK Gani Palembang menggelar diskusi “Peluang Museum di Era Digital”, Rabu (26/9). Perbicangan  hangat ini diselenggarakan di Museum Pahlawan Nasional dr AK Gani, Jalan MP Mangkunegara Nomor 1, Kecamatan Sako, Kota Palembang.

Selain para pembicara dari Jakarta juga dihadiri perwakilan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), perwakilan Museum Negeri Balaputra Dewa Palembang, Perwakilan Museum Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang , dan Komunitas Sejarah Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang.
Pendiri dan Ketua Komunitas Jelajah C Musiana Yudhawasthi Mhum melihat kondisi permuseuman di Indonesia saat ini dimana apresiasi masyarakat terhadap museum dan pekerja di bidang permuseuman relatif masih rendah.
Selain itu potensi museum di bidang pariwisata cukup tinggi, namun tingkat kunjungan kemuseum relatif masih rendah., koleksi museum cukup baik, namun pengelolaannya belum profesional, dukungan pemerintah, baik pusat maupun daerah terhadap permuseuman masih belum maksimal, banyak museum yang kondisi fisik bangunannya cukup memprihatinkan dan tidak layak menjadi museum dan generasi milenial memiliki gaya hidup yang paradoks dengan dunia permuseuman
“Di sisi lain dalam beberapa tahun belakangan ini muncul fenomena yang cukup menggembirakan terkait permuseuman. Pertama, mulai munculnya kesadaran dan minat para tokoh, baik dari kalangan pengusaha, pejabat dan tokoh berpengaruh lain untuk mendirikan museum. Kedua, mulai diterapkannya manajemen modern dalam pengelolaan museum, khususnya oleh para tokoh di atas,” katanya.
Dan yang menggembirakan, menurutnya, sentuhan manajemen modern yang telah digunakan di beberapa museum telah berhasil menarik minat masyarakat untuk mengunjungi museum.
Paling tidak hal inilah yang terjadi di museum MACAN saat ini. Dengan tiket masuk yang cukup mahal (Rp 100.000,-/orang) museum MACAN berhasil menyedot ribuan orang yang ingin menikmati berbagai program dan koleksi yang dimilikinya. Dan yang lebih menggembirakan lagi, sebagian besar pengunjung merupakan generasi milenial yang semula dianggap memiliki minat dan kepedulian yang rendah terhadap dunia permuseuman,” katanya.
Fenomena museum MACAN menurutnya, telah memberikan beberapa pelajaran penting tentang pengelolaan sebuah museum. Pertama, manajemen modern, pemasaran dan promosi yang tepat sasaran adalah faktor-faktor penting yang menjadi kunci keberhasilan dan kemajuan permuseuman tanah air.
Kedua, generasi milenial, dengan segala atribut dan gaya hidup yang dianggap paradoks dengan dunia permuseuman, ternyata cukup meminati koleksi dan program sebuah museum, jika dilakukan pendekatan yang tepat dan jitu sesuai dengan nilai dan gaya hidup yang mereka anut.

BP/IST
Suasana Komunitas Jelajah bekerjasama dengan Museum dr AK Gani Palembang menggelar diskusi “Peluang Museum di Era Digital”, Rabu (26/9).

“Dengan latar belakang seperti itulah, komunitas jelajah, sebuah komunitas yang mempunyai kepedulian dan perhatian terhadap permuseuman, pendidikan dan riset bersama Museum AK Gani membuat diskusi Peluang Museum di Era Digital. Diskusi ini juga dilakukan sebagai rangkaian kegiatan tahunan Komunitas Jelajah, Indonesia Museum Awards,” katanya.
Direktur Museum Pahlawan Nasional Dr AK Gani GN Priyanti Gani mengapresiasi kegiatan tersebut untuk mempercepat pengetahuan tentang museum terutama bagaimana cara museum. Di minati pengunjung.
“Selain itu juga di sukai anak anak sekolah. Mahasiswa dan masyarakat umumnya…semua yang hadir sangat menyambut baik. Informasi ini dan museum di Palembang akan meningkatkan kerja sama dengan fakultas yang ada di Palembang. Museum. Ak Gani dalam waktu dekat akan menandatangani kerjasama dengan UIN Raden Fatah,” katanya.#osk

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Warga Terkejut Tanah Depan Pasar 16 Ilir Retak, Keluar Lumpur

Palembang, BP Pedagang Pasar 16 Ilir,  Palembang terkejut dan sempat menyangka terjadi gempa akibat getaran sebelum retaknya jalan dan keluarnya ...