Home / Headline / Revitalisasi Sungai –Sungai di Palembang Harus Segera Dilakukan

Revitalisasi Sungai –Sungai di Palembang Harus Segera Dilakukan

BP/IST
Ketua Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) sejarah kota Palembang yang juga Wakil ketua Masyarakat Sejarawan Indonesia (MSI) cabang Sumatera Selatan (Sumsel), Dr Suherman SPd M Si

Palembang, BP

Ketua Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) sejarah kota Palembang yang juga Wakil ketua Masyarakat Sejarawan Indonesia (MSI) cabang Sumatera Selatan (Sumsel), Dr Suherman SPd M Si menilai kalau revitalisasi sungai-sungai yang ada di kota Palembang harus segera dilakukan karena Kerajaan Sriwijaya yang pernah beribukota di Palembang membangun kotanya dengan konsep kerajaan maritim , dimana induk terbesar adalah Sungai Musi, dimana Sungai Musi itu tempat perdagangan-perdagangan saat itu di kerajaan Sriwijaya.

Baca:  Pengrusakan APK di Lahat Semakin Membabi Buta

“Sementara sungai-sungai induk itu tempat mengangkut hasil-hasil bumi dari Sriwijaya, jadi pusatnya di 16 Ilir diperkiraakan, artinya dari Kerajaan Sriwijaya itu konsepnya perairan sehingga kita membudayakan kota Palembang sebagai kota sungai, dimana sungai- sungai yang banyak di kota Palembang banyak tertimbun dan banyak hilang, sehingga tugas Walikota Palembang H Harnojoyo dan Wakil Walikota Palembang Fitrianty Agustinda untuk merevitalisasi sungai-sungai di kota Palembang,” katanya, Minggu (23/9).

Revitalisasi ini menurutnya, diharapkan anggarannya dari APBD kota Palembang sehingga DPRD Palembang bisa merestui dana revitalisiasi sungai yang ada di kota Palembang terutama di Sungai Sekanak, Sungai berada di 7 Ulu, Sungai berada di 8 Ulu.

Baca:  Mularis-Syaidina Ali Daftar Ke KPU Palembang

“Kepada penduduk yang berada di aliran sungai , jangan membangun bangunan-bangunan di pinggir sungai, karena itu daerah bebas lahan atau daerah penghijauan di pinggir sungai tersebut. Kepada masyarakat jangan membuang sampah di sungai, dan Walikota harus memberikan tugas khusus untuk melakukan pembersihan sungai artinya ada biaya yang harus di bayar walikota pada petugas-petugas ini , itu dananya dari APBD,” katanya.

Jika sudah dilakukan revitalisasi menurutnya, maka sungai-sungai di kota Palembang harus bersih, bebas dari sampah sehingga itu dapat menjadi objek wisata bagi wisatawan dan bisa mendatangkan income kota Palembang.

Selaku praktisi pendidikan dia  berharap, untuk gubernur Sumsel dan wakil gubernur Sumsel terpilih H Herman Deru-Mawardi agar tetap meneruskan program sekolah gratis karena berdasarkan hasil penelitian disertasi yang dirinya lakukan saat ini , dimana sekolah gratis ini dapat meringankan beban bagi orangtua dan siswa kurang mampu.

Baca:  DPRD Sumsel Setuju Palembang Ilir Harus Dilestarikan

“Kalau memang ada kelemahan dari program sekolah gratis tentu tugas gubernur dan wakil gubernur baru melakukan evaluasi dan memperbaiki sekolah gratis,” katanya.

Dirinya mengucapkan terima kasih kepada mantan Gubernur Sumsel H Alex Noerdin karena beliau adalah bapak pendidikan sekolah gratis dan pertama kali diterapkan di Musi Banyuasin (Muba) dan diterapkan ke seluruh kabupaten dan kota di Sumsel saat H Alex Noerdin menjadi Gubernur Sumsel.

Dan program sekolah gratis ini harus diteruskan namun jika ada kelemahannya maka Gubernur baru harus memperbaiki titik kelemahan sekolah gratis tersebut.#osk

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Pilpres, PBB Masih Netral, PAN-Hanura Solid Dukung 1 dan 2

Palembang, BP Ketua DPC Partai Bulan Bintang (PBB) Kota Palembang, Chandra Darmawan mengaku, hingga saat ini, PBB belum tentukan arah ...