Home / Headline / Tampilan Sejarah Harus Di Buat Seinovatif Mungkin

Tampilan Sejarah Harus Di Buat Seinovatif Mungkin

BP/IST
Asterdam II Sriwijaya, Kolonel Inf Rionardo

Palembang, BP
Belajar sejarah itu gampang-gampang susah. Gampangnya, ketika sudah memahami kronologis suatu peristiwa sejarah maka akan berkaitan dengan peristiwa lainnya. Susahnya adalah membangun minat pada pemuda terutama pelajar agar pelajaran ini menarik di mata mereka.
Tidak jarang, saat pelajaran sejarah, mereka terlihat mengantuk karena materinya yang membosankan. Apalagi kebanyakan materi dari sejarah adalah hafalan. Mulai dari tanggal, tahun, tempat kejadian, maupun nama tokoh!
Asterdam II Sriwijaya, Kolonel Inf Rionardo menilai kalangan muda harus di bawa kepada alam sejarah supaya memiliki rasa bangga akan sejarah bangsanya seperti Kejayaan Kerajaan Sriwijaya yang sudah dikenal seluruh dunia, untuk itu penampilan sejarah itu harus menarik, caranya harus di buat seinovatif mungkin dengan membuat hal-hal yang menarik.
“ Seperti di Turki, mereka memiliki sejarah perebutan satu kerajaan , bangunannya tetap terjaga, seperti kita punya Benteng Kuto Besak ini namun ceritanya dibuat semenarik mungkin , kemudian mereka buat museum dengan reflika-reflika kecil yang menarik, sehingga jangankan untuk orang dewasa, anak TK pun tertarik untuk datang kesana ,” katanya disela-sela acara Lomba Cerdas Cermat (LCC) Sejarah tingkat SMA se Kota Palembang yang di ikuti oleh 27 Peserta, dengan tema Profesionalisme TNI Untuk Rakyat, di Balai Prajurit Palembang, kamis (20/9).
Karena itu hal-hal seperti itu menurutnya, yang harus dibangun dan membuat hal yang menarik sehingga mudah terekam dengan anak-anak saat ni .
“Untuk mengajak mereka, kita Kodam dalam rangka hari ulang tahun ini membuat hal-hal seperti ini lomba cerdas cermat sejarah, dan sebagainya, namun apabila pihak kementrian menginginkan kerjasama dengan TNI kita siap membantu untuk mendukung itu
“Kegiatan LCC sejarah ini untuk mengembangkan minat dan bakat pada pengetahuan, meningkatkan kompetisi dan sebagai wahana membentuk karakter pemuda yang tangguh,” katanya.
Dia melihat sekarang ini anak-anak muda Indonesia yang rata-rata usia sekolah , cenderung terkontimasi budaya asing sehingga kurang tertarik dengan sejarah, padahal, bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai pahlawannya.
“Karena sejarah itu faktor penting dalam penentu kemajuan suatu bangsa , negara yang maju adalah negara yang memiliki sejarah dan dijaga oleh bangsanya,” katanya.
Apalagi menurutnya, Indonesia memiliki sejarah yang panjang, kerajaan yang menguasai nusantara dan dunia dan sangat ditakuti dan disegani .
“ Ini yang harus di tanami oleh anak muda Indonesia sehingga mereka memiliki jiwa bangga akan bangsanya dan semangat perjuangan untuk mempertahankan negara ini, karena negara ini adalah negara besar,” katanya.#osk

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Jalan Masuk Komplek Liverpool II Rusak dan Berlubang

    Palembang, BP . Kondisi jalan poros atau jalan masuk menuju Komplek Perumahan Liverpool II yang terletak di Jalan ...