Home / Headline / Pemilih Milenial Lebih Logis Dan Realistis

Pemilih Milenial Lebih Logis Dan Realistis

BP/DUDY OSKANDAR
Prof DR Siti Zuhro

Palembang, BP

Para calon anggota legislatif (caleg) yang akan bertarung pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 harus pandai menarik simpati masyarakat, jika ingin mendapatkan suara pemilih.

Peneliti Senior LIPI Prof DR Siti Zuhro saat di Hotel The Zuri Palembang, Kamis (13/9) menilai, perilaku pemilih milenial lebih logis, lebih realistis.

“Mereka sangat kontekstual, sangat momentum, dia baca dengan baik-baik momentum konteks itu sehingga ketika memilih tadi itu mereka akan mempertimbangkan konteks di mana ketika pemilih tadi itu,” katanya.

Nah menurutnya, yang harus diantisipasi oleh partai dalam merekrut kader-kadernya. Sekarang kan rekrutmen itu sudah terjadi. Tinggal bagaimana para caleg-caleg yang menjadi kader partai itu betul-betul mampu mendulang suara tentunya sesuai dengan Dapil masing-masing. Itu yang sedang mereka pelajari bagaimana mendapatkan simpati dari masyarakat pemilih sehingga lalu dengan simpati itu mereka berpihak pada caleg-caleg ini.

Baca:  Daerah Kesulitan Bayar THR Dan Gaji 13

Menurut Siti, siapapun caleg yang melakukan komunikasi intensif, menyapa, mengajak dialog, lalu mencoba memahami permasalahan yang dihadapi masyarakat dan sebagainya, diyakini akan menarik simpati pemilih.

“Tentu cara komunikasi sampai di Kampanye April 2019 itu akan menentukan, siapa di antara caleg-caleg ini yang nantinya betul-betul kalau dikontestasikan itu mendapatkan penilaian yang tertinggi,” kata Siti Zuhro.

Baca:  Teh Sumsel Memiliki Rasa Yang Khas Dan Di Ekspor

Siti mengatakan, caleg tak hanya bersaing dengan caleg dari partai lain, namun juga dari internal partai pun terjadi kompetisi.

“Di internal partaipun mereka berkompetisi. Apalagi di antara partai-partai. Jadi memang berat sekali mencalonkan diri sebagai caleg saat in. Karena memang tuntutannya sangat banyak, variatif. Masyarakat menuntut, masyarakat juga membanding-bandingkan. Bagaimanapun juga, kalau kita di tengah-tengah masyarakat yang sudah membanding-bandingkan itu tentu akan memposisikan caleg serba harus memenuhi persyaratan,” katanya.
Lebih lanjut ia mengatakan, untuk menang caleg juga harus menggarap suara kaum milenial yang terbilang signifikan.

Baca:  Kuasa Hukum HDMY Serahkan SK DPP Hanura Ke Hakim

“Suara milenial sangat signifikan. Saya rasa partai-partai itu sudah memprediksi mengantisipasi memetakan kekuatan, berapa persen pemilih milenial, berapa persen pemilih yang sudah dianggap bukan milenial. Makanya mereka akan menurunkan orang-orang muda partai, kader-kader mudanya dan kader-kader yang dianggap sudah seattle in, sudah mantap. Itu yang akan diberikan sehingga semua partai kelihatannya sudah mengantisipasi orang-orang muda partai untuk diturunkan,” katanya.#osk

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

DPRD Sumsel Minta Inventarisir Ulang Lahan Pemprov Yang di BOT

Palembang, BP   Juru bicara Fraksi PDI Perjuangan HA Syarnubi SP MM meminta perhatian pemprov melalui BPKAD bidang aset untuk ...