Home / Headline / Bandar Shabu Kedelapan Mati Ditembak

Bandar Shabu Kedelapan Mati Ditembak

Barang bukti shabu yang diamankan. BP/HAFIDZ TRIJATNIKA

Palembang, BP–Selang satu pekan dari penangkapan bandar narkoba di Kabupaten PALI, pada 6 September lalu, Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumsel kembali menembak mati seorang bandar shabu di Kabupaten Banyuasin, Rabu (12/9).

Kali ini adalah Darmizon (50) warga Lingkungan I, RT5/2, Desa Fajar Jaya Raya II, Kecamatan Betung, Kabupaten Banyuasin yang menjadi bandar narkoba kedelapan yang menjadi mangsa timah panas polisi.

Darmizon ditangkap di Jalan Lintas Palembang-Betung, tepatnya di depan SPBU Lubuk Lancang, Kecamatan Betung, Kabupaten Banyuasin.

Penangkapan terhadap tersangka berawal saat Unit III Subdit I Ditresnarkoba Polda Sumsel pimpinan AKP Ayub mendapatkan informasi tentang akan adanya transaksi narkoba di kawasan tersebut. Polisi pun segera melakukan penyelidikan.

Baca:  Dikendalikan Bandar Narkoba di Penjara

Sekitar pukul 14.00, tersangka melintas di depan SPBU. Anggota polisi yang sudah mengetahui ciri-ciri tersangka kemudian berupaya menghentikan laju kendaraan tersangka. Namun alih-alih menghentikan laju sepeda motor Honda Supra Fit-nya, tersangka malah tancap gas.

Sempat terjadi kejar-kejaran antara tersangka dengan polisi. Tiga tembakan peringatan yang dilontarkan polisi ke udara tidak dihiraukan tersangka. Tersangka pun turun meninggalkan motornya dan berlari ke kawasan hutan.

Polisi mengejarnya dan melepaskan tembakan yang bersarang tepat ke arah bokong kiri. Namun tersangka masih juga berlari, sehingga petugas kembali memuntahkan timah panas yang kemudian bersarang di punggung dan tembus ke dada pelaku hingga terkapar.

Baca:  Memilih Calon Kepala Daerah Harus Lebih Selektif

Tersangka yang tak lagi berdaya segera dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis namun nyawanya tak tertolong saat di perjalanan. Jenazah tersangka dievakuasi ke Instalasi Forensik RS Bhayangkara Palembang untuk keperluan visum.

Direktur Reserse Narkoba Polda Sumsel Kombes Pol Farman mengungkapkan, tersangka merupakan bandar sabu besar yang telah beraksi sejak beberapa tahun lalu.

“Kami melakukan penyelidikan selama sebulan sehingga bisa meringkus tersangka. Namun tersangka ini pemain lama, target operasi yang terkenal licin, selalu lolos dari incaran petugas,” ucap Farman saat pers rilis di RS Bhayangkara Palembang, Kamis (13/9).

Baca:  Sergap Bandar Narkoba, Polisi Dikepung Warga

Pihaknya menduga, tersangka Darmizon merupakan bagian dari jaringan narkoba lintas provinsi, dengan shabu berasal dari Aceh.  Dari tangan tersangka disita barang bukti berupa tiga bungkus besar paket narkoba jenis shabu dengan total berat tiga kilogram dengan kemasan teh Cina merek Guanyinwang. Serta barang bukti lain berupa satu unit ponsel, satu tas warna abu-abu dan sepeda motor Honda Supra Fit.

“Dugaannya akan dipasarkan di Palembang dan sekitarnya. Namun tersangka yang tewas ini lebih sering bertransaksi di daerah Betung. Dari beberapa keterangan dari tersangka pengedar narkoba yang sudah kami tangkap, nama Darmizon ini selalu muncul,” ujar Farman. #idz

 

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

HDMY Serahkan SK DPP Hanura ke Hakim

Palembang, BP–Sidang lanjutan  gugatan perkara nomor 39/G/2018/PTUN.PLG yang diajukan pegiat demokrasi, RM Ishak Badaruddin, SM,HK melalui tim advokasinya dari kantor ...