Home / Headline / Ketua MPR: Masyarakat Harus Pilih Pemimpin Berjiwa Pancasila

Ketua MPR: Masyarakat Harus Pilih Pemimpin Berjiwa Pancasila

Zulkifli Hasan

Jakarta, BP–Ketua MPR Zulkifli Hasan mengatakan, sebagai warga negara  masyarakat diharapkan tidak pesimis dan masa bodoh  menggunakan hak politik. Masyarakat  harus  memilih pemimpin yang benar-benar berjiwa   Pancasila. “Kalau kita tidak mau tahu urusan politik, tidak menggunakan hak pilih,  itu namanya warga tidak bertanggung jawab,” ujar Zulkifli saat memberi sambutan dalam acara Kongres I Pemuda Agama Khonghucu Indonesia (PAKIN), di  Jakarta, Selasa (11/9).

Menurut Zulkifli, bangsa ini didirikan oleh kaum muda terdidik yang mulai  bergerak dari tahun 1908, 1928, dan 1945. Sedangkan tahun 1945 pendiri bangsa sudah membicarakan  dasar-dasar negara. Mereka berasal dari berbagai golongan dan asal-usul.

Baca:  MPR Buka Kerja Sama Semua Pihak Sosialisasikan Empat Pilar

Pada masa itu kata dia,  pendiri bangsa sudah berbicara demokrasi, kesetaraan, dan keadilan. Apa yang dipikirkan itu tercermin dalam nilai-nilai Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. “Jadi kalau saat ini  kita mempermasalahkan perbedaan dan asal-usul berarti kita sudah mundur  ke masa lalu”, katanya.

Dikatakan,ketika Indonesia  tahun 1945 sudah membincangkan demokrasi,keadilan, dan kesetaraan, dua puluh tahun kemudian banyak negara yang membincangkan hal-hal  demikian. Sehingga Indonesia   sudah lebih dahulu memikirkan demokrasi dibanding dengan negara lain.

Baca:  Sesjen MPR Ma’ruf Cahyono Ajak Wanita Pahami Jatidiri Bangsa

Zulkifli   menyesalkan bila  ada masyarakat yang bersikap irasional di tengahj . keragaman dan kemajemukan budaya bangsa. “Dalam kondisi yang demikian, kita berharap bila ada masalah harus dimusyawarahkan”, tegasnya.

Ditambahkan, negara ini lahir berdasarkan kesepakatan. Pancasila dan UUD harus jadi pegangan. Pancasila harus menjadi perilaku.. Perilaku yang sesuai Pancasila yang disinari cahaya illahi. Bukan perilaku yang menghujat..

Baca:  Generasi Milenial Harus Dibekali Wawasan Kebangsaan

Di antara kita lanjut dia, memiliki perbedaan suku dan agama. Namun kita satu saudara dalam kebangsaan, karena bangsa ini bukan milik satu golongan. “Dalam perbedaan inilah aparat negara harus  bersikap  adil dalam hukum. Kalau hukum tak adil pasti akan memunculkan aksi reaksi”, ungkapnya.

Untuk  itulah  Zulkifli Hasan mengajak PAKIN untuk ikut memberi sumbang saran demi kemajuan bangsa dan negara. #duk

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Fraksi PAN DPRD Sumsel Desak Pemprov Sumsel Jadikan RS Khusus Provinsi BLUD

Palembang, BP Rumah Sakit Khusus Mata Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan pada tahun anggaran 2018 lalu memperoleh pendapatan yang sangat fantastis, ...