Home / Headline / Perampok Toko Emas Kabur Dengan Perahu Getek

Perampok Toko Emas Kabur Dengan Perahu Getek

 

Toko Sinar Mas yang menjadi sasaran perampok, Minggu (9/9).

Palembang, BP–Setelah memecahkan Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa itu berawal saat seorang pria yang belum diketahui identitasnya berpura-pura melintas di sekitar lokasi kejadian.

Melihat pemilik toko emas sedang lengah, pelaku yang berjalan cepat tanpa basa-basi langsung menghancurkan etalase berisi emas yang berada di depan toko menggunakan linggis yang dibawanya.

Setelah kaca etalase hancur karena empat kali dipukul menggunakan linggis yang dibalut kain putih tersebut, pelaku menggasak perhiasan emas yang bisa diambil.

Pemilik toko bernama Djulijono (70) spontan menghindar dan anaknya, Ferri (33) yang juga terkejut atas tindakan pelaku sempat melempar kursi ke arah pelaku saat pelaku sedang memungut perhiasan jenis gelang dan kalung.

Baca:  Larikan Motor-Mobil Teman Sendiri

Setelah berhasil mengambil perhiasan emas bernilai puluhan juta tersebut pelaku kabur ke arah Lorong Serikat, kawasan Pasar 16 Ilir dan saat itu pelaku sempat dikejar Ferri yang dibantu Tulus (29), juru parkir di depan toko tersebut.

Namun saat berada di depan Lorong Serikat, keduanya menghentikan pengejaran lantaran pelaku mengancam dengan menggunakan sebilah pisau.

Kemudian pelaku kabur dengan naik perahu ketek ke arah Seberang Ulu dengan kondisi tangan kanan terluka akibat terkena pecahan kaca. “Saat kami kejar pelaku mengacungkan pisau dan kami mundur. Terus pelakunya lari ke arah Sungai Musi,” ujar Tulus.

Sementara Ferri menuturkan, ia dan orangtuanya terkejut karena aksi yang dilakukan pelaku sangat tiba-tiba dan saat itu keduanya tengah tidak melihat ke arah jalan.

Baca:  Suami Istri Maling Kotak Amal Masjid

“Saya kaget sempat menjauh dari pelaku. Tapi saya kemudian sadar dan melempar kursi ke arahnya. Kursinya hampir kena tapi pelaku mengelak,” tuturnya.

Diketahui, setelah turun di kawasan 11 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu II dari perahu getek yang ditumpangi untuk menyeberang Sungai Musi, pelaku kemudian menyewa becak motor (bentor) dan pelaku sempat membayar ongkos bentor sebesar Rp8.000.

Sandi, serang perahu getek yang ditumpangi pelaku mengaku tidak mengetahui bahwa penumpangnya tersebut baru saja melakukan perampokan toko emas di kawasan 16 Ilir.

“Saya tidak tahu kalau orang itu habis merampok. Saya lihat tangannya berdarah, saya tanya katanya baru berkelahi. Mereka yang naik getek dua orang dan salah satunya saya kenal. Tapi yang luka itu saya tidak kenal,” ujar Sandi saat dimintai keterangan di Polsek IT I Palembang.

Baca:  Pencuri Amplifier Masjid Diringkus

Begitu juga dengan pengakuan Zainal, penarik bentor yang sempat ditumpangi pelaku perampokan tersebut. “Mereka panggil aku untuk minta diantar. Aku lihat tangan orang itu berdarah, tapi kata temannya habis berkelahi. Jadi aku antar saja dan diberi ongkos Rp8.000,” papar Zainal.

Kapolsek Ilir Timur I Palembang Kompol Edi Rahmat didampingi Kanit Reskrim Ipda Jhonny Palapa mengatakan, setelah mendapat laporan tentang kejadian tersebut pihaknya langsung mendatangi lokasi dan melakukan olah TKP.

Dari lokasi kejadian petugas mengamankan barang bukti satu buah linggis yang digunakan pelaku untuk memecahkan etalase kaca dan pihaknya juga sudah memintai sejumlah keterangan saksi. Sekarang tim sudah melakukan pengejaran,” tandasnya. #idz

 

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Komisioner KPU Sumsel Yang Baru Siapkan Fit And Profer Test Seleksi KPU Kabupaten/Kota

Palembang, BP  Sebelum meneruskan kerja komisioner yang lama, KPU Sumsel terlebih dulu harus menyiapkan bahan fit and proper test, untuk ...