Home / Headline / Antar Shabu Demi Nikahkan Anak

Antar Shabu Demi Nikahkan Anak

Nazir Ben Syam, kurir shabu asal Aceh diamankan di Mapolda Sumsel, Senin (3/9). BP/HAFIDZ TRIJATNIKA

Palembang, BP–Demi mendapat uang untuk menikah kan anaknya, Nazir Ben Syam alias Nek (63) nekat ambil bagian dalam peredaran narkoba antar provinsi.

Warga Kabupaten Bireun, Provinsi Aceh ini diringkus anggota Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumsel di depan loket bus di Jalan Soekarno Hatta, Kecamatan Alang-alang Lebar Palembang, pada Kamis (23/9).

Saat dihadirkan dalam gelar tersangka dan barang bukti di Mapolda Sumsel, Nek hanya bisa menyesal seraya meneteskan air mata, Senin (3/9).

Baca:  Pemusnahan Narkoba Agar Tak Disalahgunakan Oknum Polisi

Tersangka diringkus setelah aparat kepolisian menggeledah barang bawaannya dan menemukan shabu seberat satu kilogram yang ia bawa dari Aceh.

“Saya menyesal, baru sekali ini saya ke Palembang disuruh antar narkoba. Karena ada upah nya jadi saya mau antar narkoba itu,” ujar pria yang berprofesi sebagai petani di Bireun, Aceh ini.

Nazir disergap saat baru turun dari bus rute Jambi-Palembang. Aparat langsung mengepung dan mengamankan tersangka. Saat digeledah, di dalam tas ransel warna hitam yang dibawa tersangka terdapat serbuk setan dibungkus dalam kemasan teh Cina merek Guanyinwang.

Baca:  David Haryono Kendalikan Bisnis Narkoba dari Lapas

“Rencananya saya bakal di upah Rp32 juta oleh orang di Aceh. Saya memang lagi butuh uang, untuk biaya pernikahan anak saya. Namun saya baru dibayar Rp1,9 juta dan sisanya kalau barang sudah sampai ke pemesan,” tuturnya.

Direktur Reserse Narkoba Polda Sumsel Kombes Pol Farman didampingi Wadir AKBP Amazona mengatakan, penangkapan ini bermula dari informasi masyarakat bahwa ada pengiriman narkoba dari Aceh melalui jalur darat.

Baca:  Ribuan Butir Ekstasi Gagal Beredar

Sesampainya di wilayah Jambi, petugas mendapatkan ciri-ciri tersangka Nazir dengan menumpangi sebuah bus angkutan antar provinsi. Kemudian saat masuk wilayah Sumsel, bus yang ditumpangi diikuti petugas.

“Hasil penyelidikan, barang bukti shabu seberat satu kilogram ini untuk diedarkan di wilayah Pangkalan Balai, Banyuasin,” paparnya.

Dirinya menjelaskan, saat ini pihaknya masih melakukan pemeriksaan intensif pelaku peredaran narkoba asal Aceh ini, meski tersangka mengaku mengantarkan narkoba namun petugas tetap melanjutkan penyelidikan.

“Atas perannya, tersangka Nazir dijerat Pasal 114 ayat 2 dan Pasal 112 ayat 2 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman mati,” tandasnya. #idz

 

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Pilpres  Lebih Sederhana Ketimbang  Pileg

Palembang, BP Kontestasi pemilu legislatif (pileg) tahun 2019 khususnya untuk wilayah Sumsel bakal diikuti sebanyak 9.201 calon anggota legislatif (caleg) ...