Home / Olahraga / Wartawan Jepang Sebut Bakal Rindu Masakan di MPC & Palembang

Wartawan Jepang Sebut Bakal Rindu Masakan di MPC & Palembang

Palembang, BP
Pada hari terakhir Asian Games di Palembang, salah satu wartawan Jepang  Ken Daichi menyebut jika ia bersama rekan-rekannya bakal rindu masakan di Main Press Center (MPC) Asian Games di Palembang
Ken sejak hari pertama digulirkannya Asian Games di Palembang selalu makan siang dan malam di MPC. Ia pun kerap mencicipi makanan ringan selama di MPC disela aktivitas peliputan yang ia lakukan.
Setiap harinya, meski sesibuk apapun jadwal pertandingan, ia kerap kembali ke MPC untuk makan siang. Meski beberapa hidangan baru, tapi dilidah pas dan terasa enak. Hal itu juga yang membuat ia tidak pilih membawa makanan dari luar. Ia lebih suka makan dari menu makanan MPC.
“Pulang liputan kami selalu makan disini, pelayanan MPC di Palembang sangat baik, bagi saya tidak ada masalah dengan makanan dan ini pengalaman baru bagi saya untuk mencicipi makanan lokal Palembang dan Indonesia,” pungkasnya.
Owner Kapapah Jaya Catering Sulaiha yang dijumpai di MPC menyebut, memenuhi makanan bagi wartawan Asian Games baik dalam ataupun luar negeri, memiliki sejumlah tantangan dan butuh perhatian serius.
Kendati demikian pihaknya meyakini hasil kinerja sudah memuaskan para jurnalis selama kurang lebih dua minggu perhelatan Asian Games 2018 di Palembang.
“Tentunya ini tantangan bagi kami karena ini event besar dan membawa nama bangsa dan negara. Pada umumnya semua sangat puas dengan penyajian sistem prasmanan dan tidak masalah bagi jurnalis asing. Memang kami juga kerap mendapat keluhan dalam menyajikan maupun menu makanan namun selalu kami evaluasi apa yang kurang dan harus kami tambah lagi dalam penyajian makanan,” kata owner yang akrab disapa Susi ini.
Susi mengatakan dalam menyiapkan urusan perut bagi jurnalis sedikitnya ada tiga tantangan. Selain dituntut kemaanan pangan dan penyajian higienis dan menu makanan yang beragam dalam setiap penyajiannya.
 “Selain harus higienis, konsumsi makanan para jurnalis juga kita pastikan aman dan sudah dapat izin dari dinkes. Disamping itu dalam penyajian kita juga menguatamakan kebersihan. Karena makanan punya limit waktu yakni 5 jam dari tempat kita mengolah sampai ke penyajian,” jelasnya.
Tantangan kedua lanjut Susi adalah masalah selera. “Para jurnalis juga ada dari berbagai negara seperti Jepang, Korea, China dan Singapura dll yang tentu memiliki selera berbeda dengan lidah orang melayu atau Palembang. Namun mayoritas semua suka dengan menu yang kita sajikan dengan beragam pilihan termasuk wartawan asing, mereka cukup puas,” jelasnya. #zal
bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Empat Camat Mangkir dari Porkot

Palembang, BP Kendati pun perhelatan Pekan Olahraga Kota (Porkot) ke X 2018 kurang dari dua bulan lagi, namun sebanyak empat ...