Home / Headline / Oknum Perwira Mabes Polri Culik dan Aniaya Advokat

Oknum Perwira Mabes Polri Culik dan Aniaya Advokat

Sejumlah pengacara membuat laporan di SPKT Polda Sumsel, Jumat (31/8). BP/HAFIDZ TRIJATNIKA

Palembang, BP–Seorang oknum Perwira Menengah (Pamen) Mabes Polri dilaporkan telah menculik dan menganiaya Ade Saputra yang berprofesi sebagai advokat.

Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Kongres Advokat Indonesia (KAI) Sumsel Amin Tras mengatakan, peristiwa itu berlangsung di kawasan simpang empat Dolog, Jalan Sukatani, Kecamatan Sako, Palembang, Kamis (30/8) tengah malam.

Korban Ade yang sedang berada di salah satu kafe mendadak dijemput HN yang diketahui berpangkat Komisaris Besar (Kombes) dan bertugas di Mabes Polri dengan mengendarai mobil.

Baca:  Aktifkan CC Bebaskan 7 WNI yang Disandera

Dari sana korban dibawa ke kawasan Sako dan dianiaya di dalam mobil. Istri dan keluarga Ade yang curiga melihat suaminya mendadak dijemput, langsung mengiringi para terduga pelaku dari belakang dengan menggunakan mobil.

Hingga akhirnya Ade berhasil selamat dan dibantu warga sekitar setelah memecahkan pintu kaca mobil dan melompat keluar.

“Ada delapan unit motor trail yang diduga kelompok dari Kombes HN langsung kembali mengejar Ade. Bahkan lima tembakan sempat ditembakkan dan mengenai roda mobil. Korban diselamatkan warga setempat,” kata Amin, saat melaporkan kejadian tersebut di SPKT Polda Sumsel.

Baca:  Diculik Lalu Dikeroyok Orang Misterius

Dirinya melanjutkan, ia menduga motif yang dilakukan Kombes HN lantaran dipicu dendam lama. Namun, Amin tak bisa merinci persoalan dendam yang dimaksud.

“Kombes HN datang ke Palembang seperti koboi dan menculik anak serta istri korban. Mereka berhasil selamat setelah di tolong keluarga. Kami sebagai organisasi advokat mem-back up korban untuk perlindungan hukum. Terlebih Ade adalah Bendahara DPD KAI Sumsel,” ujar Amin saat membuat pengaduan di SPKT Polda Sumsel, Jumat (31/8).

Baca:  Aktifkan CC Bebaskan 7 WNI yang Disandera

Dirinya berharap pihak kepolisian untuk cepat mengusut kasus tersebut, sehingga Kombes HN bersama kelompoknya yang melakukan penculikan itu bisa diproses hukum.

“Korban mengalami luka di leher dan memar akibat dianiaya dengan dipukul menggunakan stick baseball. Anak dan istrinya juga mengalami trauma,” harapnya.

Sementara itu, Kepala SPKT Polda Sumsel AKBP Munaspin membenarkan adanya laporan tersebut yang tercatat dalam nomor LPB/660/IIV/2018/SPKT. “Benar laporannya telah diterima dan sekarang sedang dilakukan tindak lanjut,” kata Munaspin. # idz

 

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Masyarakat Muaraenim Desak Gubernur Cabut Izin PT GPP

Muaraenim, BP—Masyarakat Kabupaten Muaraenim mendesak Gubernur Sumsel H Herman Deru untuk mencabut surat izin rekomendasi PT GPP untuk mengangkut batubara ...