Home / Pendidikan / Kurator ‘Bakar’ Semangat Mahasiswa di Momen Ngopi Bareng Bung FK

Kurator ‘Bakar’ Semangat Mahasiswa di Momen Ngopi Bareng Bung FK

(Suasana Ngobrol Pintar dan Inspiratif (Ngopi) bersama Bung Fatkhurrahman dengan menghadirkan  Kurator Indonesia M. Arifudin, di Kedai Tiga Nyonya)

Palembang, BP
Pada umumnya, seorang mahasiswa kebanyakan setelah lulus akan bekerja menjadi seorang PNS, pegawai swasta atau pun bekerja di perusahaan bergengsi lainnya dengan gaji yang menjanjikan.
Namun ternyata, banyak professional lain yang ternyata jika ditekuni dan fokus juga tak kalah hebat dengan profesi lain. Salah satunya adalah profesi kurator.
Demikian mengemukan pada Ngobrol Pintar dan Inspiratif (Ngopi) bersama Bung FK (Fatkhurrahman)  di Kedai Tiga Nyonya, Kamis (30/8) dengan menghadirkan Kurator Indonesia M. Arifudin, SH dari ASP Law Firm yang diikuti oleh berbagai mahasiswa di Sumsel.
“Jadi, kurator, profesi langka ini ternyata cukup menjanjikan bagi yang menggelutinya. Namun tidak mudah untuk menjadi kurator yang bertugas menyelesaikan sengketa kepailitan perusahaan yang ditugaskan pengadilan,”ujar M Afriudin.
Menurutnya untuk menjadi kurator harus mengawali pendidikan lawyer ataupun akuntan terlebih dahulu baru dilanjutkan keprofesionalan Kurator.
“Tidak banyak yang bisa lulus pendiikan Kurator yang saat ini jumlahnya terbatas di Indonesia, sekitar ratusan,”ungkapnya.
Namun setelah lulus pendapatan menjanjikan dari penangatan kasus kepailitan. “UU mengatur 7,5 persen dari hasil lelang kepailitan menjadi hak kurator,”katanya.
Kendati demikian,  bukan hal yang mudah menangani kasus kepailitan, ancaman gugatan siap dihadapi. Oleh karena itu menurut alumnus FH Universitas Muhammadiyah Palembang ini bekerjalah sesuai aturan.
Senada dengan itu dikatakan Herlin Susanto, SH dari lembaga yang sama. Dia mengatakan kasus yang tangani Kurator selalu bernilai besar diatas ratusan milyar.
“Inilah yang menjadi jaminan masa depan bagi profesi Kurator, pedapatan yang besar 7,5 persen dari nilai aset yang terjual dalam lelang kepailitan,”ujarnya.
Dia menambahkan dalam satu kasus, paling tidak minimal ratusan milyar dengan begitu milyaran pendapatan kurator bisa didapat dalam hitungan bulan.
“Bahkan beberapa bulan ini ada kurator yang baru saja menangani kasus kepailitan triliunan, itu jika sukses jadi pendapatan yang menjajikan,”jelasnya.
Namun demikian, memang segala hal profesi dan pekerjaan memiliki tantangan dan risiko. Artinya, selama tetap fokus, ulet dan pekerja keras serta berintegritas maka akan menjadi kurator yang sukses. #sug
Baca:  Jumlah Pasukan Kuning Belum Ideal
bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Benarkan Amerika Jadi Sasaran Teroris? Ini Pengakuan Eks Terorisme

Palembang, BP Berangkat dari upaya pencegahan tumbuhnya benih terorisme Jelang Asian Games serta upaya sosialisasi dampak terorisme,  Forum Koordinasi Pencegahan ...