Home / Headline / Kontraktor Jalan Bandara Diringkus KPK Sepulang Haji

Kontraktor Jalan Bandara Diringkus KPK Sepulang Haji

Wakil Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sumsel AKBP Herwansyah Saidi.

Palembang, BP–Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI dan Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumatera Selatan meringkus Teguh, tersangka dugaan korupsi mark up akses jalan Lapangan Terbang Atung Bungsu, Kota Pagaralam anggaran 2013.

Kontraktor dalam proyek pembangunan jalan akses bandara yang sudah enam tahun buron tersebut diringkus di Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang sepulang dari beribadah haji, Senin (27/8) lalu.

Wakil Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sumsel AKBP Herwansyah Saidi mengatakan, Teguh merupakan kontraktor dalam pembangunan akses Lapangan Terbang Athung Bungsu tersebut.

Baca:  Buron Setahun, Pembunuh Dicokok Sedang Beli Martabak

Teguh menghilang setelah sebelumnya diminta datang untuk diperiksa sebagai saksi dalam kasus yang disinyalir merugikan keuangan negara senilai Rp5 miliar tersebut.

Tersangka sudah masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) KPK pasca tidak datang saat dipanggil untuk pemeriksaan sebagai saksi.

“Kami berkoordinasi dengan KPK dalam upaya penangkapan. Saat diketahui yang bersangkutan pulang dari haji, kami bersama KPK melakukan penangkapan,” ujar Herwansyah, Kamis (30/8).

Penangkapan dilakukan saat tersangka turun dari pesawat tanpa perlawanan. Teguh langsung dibawa ke Mapolda Sumsel untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut terkait kasus yang melibatkan dirinya.

Baca:  Ditjen Pajak Tangkap Pengusaha Perkebunan Asal Medan

“Yang bersangkutan ini sudah DPO sejak  2013. Setelah melakukan penyelidikan mengenai keberadaannya, kami dan KPK langsung menangkap yang bersangkutan di bandara,” jelasnya.

Penyidik menemukan mark up dalam pembangunan akses jalan tersebut sebesar Rp5 miliar, dari total anggaran yang sebesar Rp23 miliar.

Herwan berujar, Teguh diduga ikut berperan dalam mark up yang dilakukan bersama pejabat pembuat komitmen (PPK) Teddy Juniastanto yang kini sudah menjalani proses hukum dan divonis 4,5 tahun penjara.

Sementara itu, Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara mengatakan, penangkapan terhadap Teguh dilakukan bekerja sama dengan KPK.

Baca:  Keluar LP, Langsung Ditangkap Lagi

“Kami berkoordinasi dengan KPK karena KPK memiliki peralatan lebih canggih untuk melakukan pelacakan. Mengetahui tersangka pulang haji, makanya KPK dan penyidik melakukan penangkapan bersama-sama,” ujarnya.

Sebelumnya diketahui, dalam kasus dugaan korupsi pembangunan akses jalan Lapter Atung Bungsu, Kota Pagaralam 2013 tersebut, PPK dari Dinas PUPR Pagaralam, Teddy Juniastanto sudah divonis enam bulan dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Palembang.

Teddy sebagai PPK tidak melakukan pengawasan, pemeriksaan dan pengujian. Begitu pula saat proses pelelangan yang tidak sesuai prosedur, namun tetap dimenangkan. Sehingga, usai pengerjaan proyek dan dilakukan audit struktur, ditemukan banyak kekurangan. # idz

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Zaskia Gotik Meriahkan  Panggung Prajurit dan Pesta Rakyat di Lanud SMH Palembang

Palembang, BP PANGKALAN TNI Angkatan Udara Sri Mulyono Helambang (SMH) Palembang, menggelar acara Panggung Prajurit dan pesta rakyat yang dikemas ...