Home / Sumsel / Ogan Ilir / Warga Inderalaya Resah, Tagihan Gas Melonjak

Warga Inderalaya Resah, Tagihan Gas Melonjak

Inderalaya, BP– Resah bercampur gerah, ini yang dirasakan warga Inderalaya, Kabupaten Ogan Ilir. Bagaimana tidak, tarif dari tagihan gas kota tiba-tiba melonjak.

Dipicu tagihan gas kota yang mendadak tinggi beberapa bulan terakhir ini,  membuat warga Kecamatan Inderalaya, Kabupaten Ogan Ilir, menjerit. Bahkan kenaikan tagihan gas kota hampir 300 persen.

Kenaikan gila-gilaan tagihan gas kota tersebut diakui anggota DPRD Kusharyadi Alun. Menurutnya biasanya setiap bulan tagihan pemakaian gas alam di dapur rumahnya tak lebih dari Rp120 ribu/bulan.

Baca:  PT Arwana Citramulia Buka Puasa Bersama Ratusan Anak Yatim Piatu

Namun saat ini melonjak hingga mencapai Rp350 ribu/bulan padahal pemakaian hanya seperti biasa.

“Kami pesan makanan via catering kok tagihan malah meledak, jadi jarang masak. Bingung juga saya,  bahkan petugas yang datang ke rumah tidak bisa ngomong sebabnya apa. Malah struk penagihan dibawanya dan akan mengecek. Tapi sampai saat ini tidak pernah lagi memeriksa apakah ada kebocoran atau apa?. Petrogas itu jangan cuma dengar curhat saja tanpa bertindak untuk memperbaiki kalau ada kebocoran apalagi sampai menentukan harga sembarangan,” cetusnya dengan nada tinggi, Rabu (29/8).

Baca:  Ketua Hipmi: Optimis Pengerjaan Proyek Rampung 100 Persen

Keluhan senada dikemukakan, Rima, warga Jalan Tasik, Inderalaya. Menurutnya biasanya dalam sebulan ia membayar tagihan gas di rumahnya Rp60 ribu, namun melonjak menjadi Rp300 ribu.

“Siapa yang mau bayar kalau begini. Misalnya naik ya paling hanya Rp100 ribu, sekarang kok jadi Rp300 ribu. Sangat merugikan! Karena saya pakai gas seperti biasa.  Kalau begini saya mau ganti tabung elpiji seperti biasa saja,” katanya.

Salah satu karyawan Petrogas OI Juanda mengatakan, saat ini tidak ada petinggi di kantor yang ada hanya pegawai biasa.

Baca:  Kepemimpinan DPD Golkar OI, Dua Kubu Saling Klaim

“Tidak ada petingginya,  hanya kami keroco.  Biasanya kalau warga melapor gangguan atau tarif harus isi form dulu baru dilaksanakan. Saya cuma bagian nagih-nagih saja,” jelasnya.

Wakil Ketua DPRD OI Ahmad Syafei mengatakan belum mengetahui soal adanya kenaikan tarif dari Petrogas OI.

“Akan kita panggil pihak manajemen dari Peteogas ini. Kita akan cek,” tegasnya. #hen

 

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Sekolah Jurnalistik Desa Diharapkan Cetak Satu Desa Satu Jurnalis

Inderalaya, BP — Pembukaan Sekolah Jurnalistik Desa (SJD) , untuk cetak satu desa satu jurnalistik yang di gagas media cetak, ...