Home / Headline / Aksi Perampokan Palsu Gagal Kelabui Aparat

Aksi Perampokan Palsu Gagal Kelabui Aparat

Dua pelaku pembuat laporan perampokan palsu diamankan di Mapolres Mura. BP/MARWAN

Muarabeliti, BP–Akal bulus Nur Komarudin (21) yang berprofesi sebagai sopir truk dan rekannya, AY (23) menipu aparat kepolisian dengan membuat laporan telah menjadi korban perampokan gagal.

Sebelumnya, Nur Komarudin ditemani AY mendatangi SPKT Polres Musirawas untuk melaporkan aksi perampokan yang dialaminya saat melintas di SP 5 Hutan Tanaman Industri (HTI) Kecamatan Muara Lakitan, Kabupaten Mura, pada Sabtu (18/8).

Dalam laporannya disebutkan bahwa saat itu Nur dan AY melaju dari SP 9 Cecar menuju SP 5 HTI dengan mengendarai truk canter dengan nomor polisi BG 8908 HD bermuatan batu koral yang akan dibawa ke lokasi proyek pembuatan jalan.

Baca:  Warga Nigeria Menipu Lewat Facebook

Namun saat melintas di lokasi kejadian, kendaraan yang dikemudikannya dipepet Avanza putih tanpa plat nomor polisi, kemudian empat pelaku mengacungkan pistol sambil menyuruh mereka turun.

Setelah mereka turun, dua orang pelaku membawa mobil truk mereka, lalu keduanya mengaku dimasukkan ke dalam mobil Avanza dan diikat menggunakan tali. Serta keduanya juga mengaku sempat dipukul oleh kawanan perampok menggunakan gagang pistol sebelum akhirnya diturunkan di semak-semak.

Baca:  Nenek Bayangkara Ditipu Rp55 Juta

Setelah menerima laporan polisi nomor LP/B-128/VIII/2018/SS/Res Mura tersebut, anggota Satreskrim Polres Mura langsung melakukan penyelidikan dengan mendatangi lokasi kejadian.

“Hasil olah TKP serta pemeriksaan saksi, warga sekitar menyatakan tidak ada kejadian penodongan di wilayah itu, kita curiga karena terdapat kejanggalan laporan seperti tidak ada bekas luka atau bekas ikatan di tubuh keduanya,” ujar Kasat Reskrim Polres Mura AKP Wahyu Prasetyo.

Dengan adanya kejanggalan tersebut, pihaknya pun melanjutkan penyelidikan dengan memeriksa keduanya secara intensif. Hingga akhirnya Nur dan AY mengakui bahwa tak ada peristiwa perampokan.

Baca:  Anggota DPRD Sumsel Melapor Ditipu Umrah

Serta laporan palsu tersebut sengaja mereka buat untuk menghilangkan jejak truk yang dibawa karena telah dijual kepada teman mereka bernama Bejan seharga Rp150 juta.

“AY yang ikut menemani melapor ternyata turut serta dalam pembuatan laporan palsu itu, kemudian keduanya diamankan guna proses penyidikan lebih lanjut,” tuturnya.

Bersama kedua tersangka, aparat kepolisian juga mengamankan barang bukti Laporan Polisi LP/B-128/VIII/2018/SS/Res Mura tertanggal 18 Agustus 2018, satu lembar surat tanda laporan polisi atas nama Nur Komarudin dan satu lembar surat pernyataan atas nama Nur Komarudin. #wan

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Pencuri Motor Agnez Monica Ditembak Polisi

Palembang, BP–Selain menderita luka tembak di betis kiri, Sadman (33) juga harus mendekam di sel tahanan Polsek Sukarami Palembang karena ...