Home / Pendidikan / Muhammadiyah Tetapkan Idul Adha 22 Agustus

Muhammadiyah Tetapkan Idul Adha 22 Agustus

Dewan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumsel saat menggelar keterangan pers penetapan Idul Adha)

Palembang, BP
Pimpinan Pusat Muhammadiyah akhirnya menetapkan bahwa perayaan Hari Raya Idul Adha 1439 Hijriah jatuh pada hari Rabu 22 Agustus 2018 mendatang. Penetapan ini berdasarkan atas hasil hisab hakiki wujudul hilal yang dipedomani oleh Majelis Tajrih dab Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah.
“Hasil penetapan tersebut tertuang sebagaimana Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor: 01/MLM/1.0/E/2018 tentang penetapan hasil hisab ramadhan, syawal dan zulhijah 1439 hijriah,”ujar Ketua Umum  Dewan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Prof Dr Romli SA MAg dalam keterangan persnya, Kamis (16/8).
Lanjut Romli bahwa ijtimak jelang Zulhijah 1439 H terjadi pada hari Sabtu Pon, 11 Agustus pukul 17.00.24 WIB. Hanya saja tahun ini terjadi perbedaan waktu dengan negara Arab Saudi. “Kalau di Arab tanggal 21 Agustus, beda satu hari sama kita. Namun Muhammadiyah mempedomani metode hisab (ilmu Falak),” jelasnya.
Maka itu banyak yang bertanya kapan tepatnya puasa Arafah dimulai. Karena seharusnya mestinya puasa Arafah itu saat orang wukuf di Arafah. “Karena berbeda perhitungan itulah kita ikuti pedoman yang Indonesia. Sebab negara Arab bulannya lebih dulu terbit dari Indonesia, sehingga selisih waktu sehari sangat memungkinkan,” ungkapnya.
Menurutnya, memang ada beberapa organisasi yang menggunakan hitungan merujuk pada Arab, bukan Indonesia. Namun hal tersebut jangan dijadikan masalah. “Karena memang punya pilihan dan pedoman masing-masih dalam penentuan hari ibadah, dan kebetulan juga tahun ini kita sama dengan hitungan Kementrian Agama,” terangnya.
Ia mengimbau agar saat hari raya Idul Adha nanti masyarakat bisa melaksanakan sholat Id. Terutama warga Muhammadiyah yang bisa melaksanakan sholat di sentra Muhammadiyah seperti masjid dan Mushalah.
“Ada 9 cabang dan 44 ranting di Palembang. Ditambah lagi17 pimpinan daerah di wilayah Sumsel,” jelasnya.
Senada dengan itu dikatakan Wakil Ketua Dewan Wilayah Muhammadiyah Sumsel H Nofriz Nawawi LC bahwa penetapan tersebut sudah melalui perhitungan Ijtimah sebelumnyam
“Jadi Ijtimak jelang Zulhijjah 1439 Hijruah terjadi pada hari Sabtu Pon 11 Agustus 2018 M pukul 17.00:24 WIB. Bahwa tinggi bulan pada saat terbenam matahari di Yogyakarta (0=-07 derajat 48′ LS dan Y =110 derajat 21′ BT) = -00 derajat 37′ 58” hilal belum wujud,”pungkasnya. #sug
Baca:  Semarakkan Syiar Islam, Mansapa Berkurban Empat Ekor Sapi
bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Benarkan Amerika Jadi Sasaran Teroris? Ini Pengakuan Eks Terorisme

Palembang, BP Berangkat dari upaya pencegahan tumbuhnya benih terorisme Jelang Asian Games serta upaya sosialisasi dampak terorisme,  Forum Koordinasi Pencegahan ...