Home / Headline / Pulang Karena Rindu Keluarga, Disergap Polisi

Pulang Karena Rindu Keluarga, Disergap Polisi

Tersangka Rico Afriandi dengan luka tembak di kedua kaki dihadirkan dalam gelar perkara di Mapolda Sumsel, Rabu (15/8). BP/HAFIDZ

Palembang, BP–Setelah hampir satu tahun boron atas kasus perampasan sepeda motor, Rico Afriandi (36) akhirnya diringkus anggota Subdit III/Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel.

Pelaku begal motor di Jalan Swadaya, Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin pada 11 Oktober 2017 lalu itu diringkus petugas setelah kembali ke rumah.

“Selama ini saya lari ke Jambi kerja serabutan. Awal Agustus kemarin saya pulang karena ingin ketemu keluarga. Tapi saya langsung ditangkap,” ujar warga Jalan Karim Kadir, Kelurahan Karang Jaya, Kecamatan Gandus Palembang ini saat gelar perkara, Rabu (15/8).

Baca:  Pulang Karena Rindu Keluarga, Buronan Pembunuh Ditangkap

Namun karena sempat melawan untuk dapat lolos dari sergapan aparat, kedua kaki tersangka terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas.

Rico berujar, saat beraksi, ia dan rekannya, Hamzah (sudah tertangkap) mengincar korban Yolanda yang mengendarai sepeda motor Yamaha N-Max saat melintas di lokasi kejadian.

Saat itu korban dipepet kedua tersangka dan dipaksa berhenti. Tersangka Rico menodongkan sebilah pisau kepada korban dan memaksanya menyerahkan sepeda motor.

Baca:  Selalu Dihantui Rasa Bersalah Hilangkan 13 Nyawa

Korban yang takut dilukai hanya bisa pasrah dan menyerahkan sepeda motornya yang kemudian dibawa kabur oleh pelaku. “Motor dibawa Hamzah, belum sempat dijual Hamzah ditangkap. Makanya saya kabur. Saya tahu dari tetangga kalau Hamzah sudah dipenjara,” tuturnya.

Kasubdit III/Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel AKBP Yoga Baskara mengatakan, tersangka ditangkap pada Rabu (8/8) lalu di kediamannya setelah hampir setahun melarikan diri.

Baca:  Satu Tahun Buron, Bandit Jalintim Dibekuk

“Petugas mendapat informasi bahwa yang bersangkutan sudah pulang dari pelariannya. Sehingga Unit V Subdit III pimpinan Kompol Sukri langsung melakukan penangkapan,” ujarnya.

Namun ketika akan diringkus, tersangka berupaya melarikan diri. Dua kali tembakan peringatan tidak dihiraukan tersangka sehingga petugas menembak tepat di kaki tersangka untuk dilumpuhkan.

Yoga menjelaskan, satu tersangka lain sudah ditangkap dan divonis saat ini sudah mendekam di Lapas Pangkalan Balai, Banyuasin. “Tersangka akan dijerat Pasal 365 KUHP tentang pencurian disertai kekerasan dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara,” tandasnya. # idz

 

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

DPRD Sumsel Minta Inventarisir Ulang Lahan Pemprov Yang di BOT

Palembang, BP   Juru bicara Fraksi PDI Perjuangan HA Syarnubi SP MM meminta perhatian pemprov melalui BPKAD bidang aset untuk ...