Home / Headline / Produksi Minyak Dari Sumsel Semakin Menurun

Produksi Minyak Dari Sumsel Semakin Menurun

BP/DUDY OSKANDAR
Suasana SKK Migas-KKS Sumbagsel bersama Forum Jurnalis Migas (FJM) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) dan Jambi menggelar program Media Gathering, Kegiatan tersebut di Hotel Tanjung Pesona Sungai Liat Provinsi Bangka Belitung (Babel) di Aula Aurora, Hotel Tanjung Pesona Bangka senin malam, (13/8).

# Hanya Bisa Menampung Minyak Mentah
70 Ribu Barel Perhari di Kilang Plaju

Sungai Liat, BP
SKK Migas-KKS Sumbagsel bersama Forum Jurnalis Migas (FJM) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) dan Jambi menggelar program Media Gathering, Kegiatan tersebut di Hotel Tanjung Pesona Sungai Liat Provinsi Bangka Belitung (Babel) .

Acara ini resmi dibuka oleh Kepala SKK Migas Wilayah Sumbagsel diwakili Kepala Departemen Humas SKK Migas Sumbagsel Muhammad Agus, di Aula Aurora, Hotel Tanjung Pesona Bangka senin malam, (13/8).
Kegiatan ini juga dihadiri kepala divisi program dan komunikasi SKK Migas Wisnu Prabawa Taher, dan CCO Tempo Media Grup Wahyu Muryadi, Ketua FJM Sumsel Oktaf Riyadi dan Ketua FJM Jambi, Mursyid Sonsang.
Kepala SKK Migas Wilayah Sumbagsel diwakili Kepala Departemen Humas SKK Migas Sumbagsel Muhammad Agus mengakui secara kapasitas Kilang Minyak Plaju bisa menerima sampai 200 ribu perbarel perhari minyak mentah.
“ Untuk Plaju itu bagian dari Pertamina Persero bukan dari SKK Migas,” katanya.
Menurutnya lapangan minyak yang ada di Sumsel adalah lapangan minyak tua sehingga produksinya semakin lama semakin menurun .
“ Hingga hari ini mungkin hanya 70 ribu barel perhari itu dari Jambi dan Sumsel, sehingga kapasitas kilang minyak Plaju yang kapasitasnya mencapai 150 sampai 200 ribu barel perhari hanya bisa setengahnya , itu minyak yang masuk dari KM3 Plaju, sama KM3 Sungai Gerong,” katanya.
Untuk itu koordinasi dengan Pemerintah Daerah termasuk Sumsel sudah selalu dan kapan saja dilakukan terutama jika melakukan kegiatan eksplorasi selalu minta izin.
“Untuk masuk dalam wilayah harus ada izin lingkungan , kesesuaian tata ruang kita , itu bagian koordinasi kita dengan provinsi Sumsel maupun Jambi dan itu terus kita lakukan supaya kegiatan kita bisa lancar, tanpa ada koordinasi pemerintah provinsi, tentu akan sulit karena enggak ada izinnya kita,” katanya.
Selain itu SKK Migas memiliki strategi tersendiri dalam menghadapi semakin maraknya kegiatan-kegiatan minyak ilegal dengan cara pendekatan edukasi di Masyarakat.
“Kalau kita langsung ke tempat-tempat yang marak kegiatan tersebut tentu akan sulit untuk masuk. Strateginya adalah kita lakukan edukasi di level sekolah atau ke level universitas, pelajar dan mahasiswa,” kata Agus
Agus menambahkan bahwa strategi edukasi tersebut dimaksudkan dapat berimbas pada semakin memahaminya masyarakat tentang salahnya aktifiatas pertambangan ilegal.
“Kita lakukan edukasi kepada pelajar dan Mahasiswa dengan harapan apa yang kita sampaikan mengenai keselamatan, mengenai lingkungan, mengenai hukumnya terkait kegiatan-kegiatan tersebut dapat disampaikan kepada teman, orang tua, paman, keluarga di dusunnya masing-masing. Mudah-mudahan tersampaikan,” kata Agus.
CCO Tempo Media Grup Wahyu Muryadi mengajak kalangan media menghalau berita hoaks.
“Jurnalisme sekarang tugasnya makin berat, diera berita hoaks terjadi, tantangan ini berikan kepada teman –teman media ayo , kalau ada berita hoak kita tampilkan berita yang benar, “ katanya.
Sedangkan Ketua FJM Sumsel Oktaf Riyadi mengapresiasi kegiatan ini.
“Bagi saya wajib dong, kita tulis acara ini, ini khan sama-sama , kita dapat jalan-jalan, dapat ilmu , dapat pertemanan dan silaturahmi, siapa mau memberikan ini dengan kita, kalau bukan SKK Migas,” katanya.
Menurutnya saat SKK Migas mendapatkan keuntungan migas dan mengajak wartawan ikut kegiatan menurutnya itu suatu penghargaan dan apresiasi yang harus dihargai.#osk

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Deklarasi damai Pemilu Legislatif di kambang iwak

Palembang, BP Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Selatan (Sumsel) akan menggelar deklarasi damai untuk pemilu legislatif 2019. Ketua KPU Sumsel ...