Home / Palembang / Ganti Rugi Lahan Tol Kapal Betung Disoal

Ganti Rugi Lahan Tol Kapal Betung Disoal

Palembang — Pembayaran ganti rugi jalan Tol Kayuagung – Palembang – Betung (Kapal Betung) pada lahan seluar 17 hektar yang belum juga dituntaskan dinilai Pengamat Hukum Sumsel akan menghambat pembangunan Rencana Startegi Nasional (Renstra) era Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Lahan milik Mega Sawit Sriwijaya tersebut adalah salah satunya. Sebelumnya PT Sriwijaya Markmoer Persada (SRIMP) selaku pihak yang mengerjakan proyek ini telah meminta dokumen lengkap terkait keabsahan kepemilikan tanah yang terkena proyek tersebut.

Pengamat Hukum Sumsel, Mulyadi,SH,MH menyebutkan, pihaknya mempertanyakan prihal penundaan pembayaran ganti rugi yang hingga kini belum juga dilakukan PT SRIMP. Menurutnya, dengan ini peran instansi terkait teruji dengan persoalan tersebut.

“Jika memang dananya ada, sebaiknya memang segera diserahkan,” katanya.

Ia mengatakan, proyek Tol Kapal Betung ini merupakan salah satu proyek yang masuk dalam Renstra) yang sebelumnya telah dicanangkan Presiden Jokowi. Sehingga lantas tidak menjadikan proyek ini mangkrak akibat belum tuntasnya pembayaran lahan.

“Tentunya jangan sampai hanya karena ulah segelintir pihak yang terkesan sengaja menghambat pembayaran ganti rugi bisa berimbas pada terganggunya kelangsungan pengerjaan proyek nasional Tol Kapal Betung ini,” katanya.

Menurutnya, jika tak juga dibayarkan, pihaknya mendesak aparat penegak hukum baik penyidik Kejaksaan, Kepolisian jika perlu penyidik dari Lembaga Anti Rasuah Indonesia Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk turun tangan.

“Jika PT SRIMP tak kunjung merealisasikan kewajibannya dengan membayar ganti rugi lahan yang terkena proyek ini dapat diindikasikan di sini sudah terjadi tindak yang merugikan keuangan negara alias korupsi. Kalau sudah begitu harusnya lembaga penegak hukum mesti cepat bertindak,” katanya.

Dikonfirmasi terkait masalah ini, pihak PT SRIMP melalui staf pembebasan lahan Tommy Adityawan menegaskan pihaknya masih menunggu hasil pengukuran lahan yang dikerjakan tim Badan Pertanahan Nasional (BPN). Khusus untuk lahan PT MMS yang terkena proyek Tol Kapal Betung ada dua Hak Guna Usaha (HGU) yang luasannya masih akan terlebih dulu diukur.

“Tidak ada upaya untuk menghambat pembayaran ganti rugi kita malah pengennya bisa cepat dan tidak sampai berlarut-larut seperti ini,” katanya. #pit

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Ari Lasso Buka Gerai Karaoke di Palembang

Palembang, BP — Ari Lasso menjadi penyanyi kesekian yang terjun ke bisnis karaoke keluarga. Mantan vokalis Dewa 19 tersebut kini membuka ...