Home / Headline / Kisah Y- Brigade Datang Ke Palembang

Kisah Y- Brigade Datang Ke Palembang

BP/IST
Jenderal Kruls  didampingi Kolonel F. Mollinger  meninjau Y Brigade di Palembang

Palembang, BP
Y – BRIGADE , tidak seperti brigade OVW sebelumnya, tidak terbentuk di Malaka tetapi di Bali pada tanggal 20- Juli -1946.
Sedangkan Komandannya adala Lt. Kolonel F. Mollinger 20-07-1946 / 14-09-1949 dan Lt. Kolonel Luchsinger 14-09-1949 / 1949.
Brigade-Y terdiri dari pembentukan batalion OVW 4 (8) RS dan batalyon KNIL Inf.X.KNIL dan Inf.XI.KNIL lebih dikenal dengan nama “Gadjah Merah”. Batalion dampak 3 (7) RS juga ditugaskan ke Y – Brigade, tetapi tidak bergabung dengan Y – Brigade sampai Sumatra Selatan.
Setelah tiba di Palembang, Y – Brigade memperoleh penguatan yang disebut unit “Calmeyer”. Ini adalah unit kavaleri dan artileri untuk mendukung Brigade Infanteri. Unit-unit ini juga sebagian besar terdiri dari pegawai publik Belanda.
Pada 24 Oktober 1946, Y – Brigade memulai perjalanan dari Bali dengan tujuan Palembang di Sumatra Selatan.
Pada tanggal 29 Oktober, kapal-kapal mereka sudah berada di mulut “Sungai Moesi” dan Y-Brigade satu persatu dipindahkan ke Palembang.

BP/IST
Jenderal Kruls   didampingi Kolonel F. Mollinger  meninjau Y Brigade di Palembang

Awalnya sepertinya kedatangan pasukan 3 (7) RS akan memakan waktu beberapa bulan, tetapi sepenuhnya bertentangan dengan harapan 3 (7) RS sudah tiba lima hari kemudian.
Setelah mengambil alih pos-pos dari Resimen Burma Inggris ke-1, lalu diambil langkah untuk mengamankan Palembang sekitarnya.
Pada malam tahun baru 1946 pertempuran untuk Palembang dimulai. Setelah pertempuran sengit, termasuk ‘rumah sakit Charitas’ dan ‘Javabank’, gencatan senjata diumumkan pada 5 Januari 1947 dan garis demarkasi diberlakukan.
Selama pendudukan mulai tanggal 21 Juli, 1947, Y adalah – perintah Brigade menduduki ladang minyak utama di Sekajoe dan di distrik Pendopo oleh “Gadjah Merah” dan minyak dan batubara bidang masing-masing Praboemoelih / Talangdjimar dan Batoeradja dan Moeara Enim oleh pasukan kejut (“Rencana Provinsi”). Ada juga beberapa tindakan yang dilakukan oleh “Gadjah Merah” ke barat dan tenggara Palembang, di mana antara lain Pangkalan Balai dan Indralaja diduduki.
Ladang minyak dan batu bara di selatan Palembang adalah target dari dua batalyon batalion. Di luar kota Batoeradja, ada oposisi yang kuat. Butuh waktu hingga setelah gencatan senjata untuk seluruh area ditempati.

BP/IST
Lambang Y Brigade

Setelah pemulangan batalyon OVW dan KNIL di paruh pertama tahun 1948, Y – Brigade masih hanya di bagian terbentuk dari wajib militer, kecuali orang-orang dari AAT, Genie dan kavaleri yang bertugas di banyak OVW’ers.
Selama 2 Aksi menduduki , oleh Y – Brigade termasuk ladang minyak di Mangoendjaja dan tempat Kemang, terletak di Sungai Musi barat dari Palembang dan tempat-tempat Mesir dan Pakan Ratu, timur dari Batoeradja.
Setelah ‘gencatan senjata’, perdamaian di wilayah Y-Brigade kembali. Pada akhir tahun 1949 Y – Brigade dibubarkan.#osk

Baca:  DPRD Sumsel Minta Monpera Dan TPKS Harus Diperhatikan

Sumber : korps mariniers ( Troepenoverzicht 1945-1950)

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Mereka Keluhkan Melemahnya Rupiah

Palembang, BP Sekretaris Kantor Wilayah (Kanwil) Pandu Tani Indonesia (Patani)  Sumsel, Husyam Usman  menilai pelemahan dan penguatan rupiah dalam skala tertentu  serta ...