Home / Headline / 2018, Balar Sumsel Lakukan Delapan Penelitian

2018, Balar Sumsel Lakukan Delapan Penelitian

BP/DUDY OSKANDAR
Kepala Balar Sumsel , Drs Budi Wiyana

Palembang, BP

Balai Arkeologi (Balar) Sumatera Selatan (Sumsel) tengah melakukan delapan penelitian pada tahun 2018 yang tersebar di empat provinsi yaitu Jambi, Sumsel, Bangka Belitung dan Bengkulu.
Menurut Kepala Balar Sumsel , Drs Budi Wiyana , jumlah penelitian itu berkurang dari tahun sebelumnya sebanyak 12 penelitian karena terbatasnya sumber daya manusia (SDM).
“Untuk penelitian ini kami masih terbatas oleh jumlah SDM, kalau anggaran tidak menjadi masalah yang penting proporsional,” katanya, Jumat (10/8).
Selain itu untuk kegiatan penelitian menggunakan anggaran APBN dan pada tahun 2018 ini nilainya naik dari tahun sebelumnya.
Sedangkan penelitian yang dilakukan berkualitas, mungkin dari segi waktu lebih panjang, prosesnya juga lebih panjang, analisis lebih diperdalam kemudian timnya lebih banyak serta banyak melibatkan para pakar.
“Dahulu juga ada para pakar yang dilibatkan, tapi tidak sebanyak pada tahun 2018 ini,”katanya.

Baca:  Kepengurusan KOPZIPS Terbentuk

Menurutnya para pakar tersebut bisa berasal dari perguruan tinggi dan peneliti senior.
“Pada Juli 2018 ini ada tim peneliti yang ke Pasma untuk melakukan penelitian mengenai megalitikum dan nanti juga ada tim lagi yang akan berangkat ke Muara Jambi,” katanya.
Menurutnya delapan penelitian yang dilaksanakan pada 2018 ini termasuk di Bumi Ayu, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (Pali), kemudian di Pasma dan di daerah Cengal, Ogan Komering Ilir (OKI).
“Besaran anggaran untuk penelitian itu relatif dan mulai tahun ini sekitar Rp200 juta untuk satu penelitian. Kalau dulu anggarannya masih dibawah Rp100 juta untuk satu penelitian,” katanya.#osk

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

DPRD Sumsel Minta Inventarisir Ulang Lahan Pemprov Yang di BOT

Palembang, BP   Juru bicara Fraksi PDI Perjuangan HA Syarnubi SP MM meminta perhatian pemprov melalui BPKAD bidang aset untuk ...