Home / Headline / Ada Yang Bakar Lahan Tindak dan Proses

Ada Yang Bakar Lahan Tindak dan Proses

BP/IST
TNI dan Polri menggelar apel komando operasi kebakaran hutan dan lahan dalam rangka pengamanan Asian Games 2018. Apel dipimpin langsung oleh Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian dan Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Alex Noerdin di Griya Agung Palembang, Jumat (3/8).

Palembang, BP
Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian memastikan Polri sebagai aparat penegak hukum akan melakukan kegiatan represif terhadap pelaku pembakar hutan dan lahan.
“Siapa pun pelaku pembakar hutan dan lahan tangkap dan proses sesuai dengan hukum yang berlaku untuk memberikan efek jera kepada pelakunya,”katanya usai Apel komando operasi kebakaran hutan dan lahan dalam rangka pengamanan Asian Games 2018 di Griya Agung Jalan Demang Lebar Daun, Kecamatan Ilir Barat I Palembang Jumat (3/8) sore.
Menurutnya, pengamanan Asian Games 2018 dari gangguan asap akibat kebakaran hutan dan lahan bukan hanya tanggung jawab dari pemerintah daerah saja melainkan tanggung jawab semua komponen bangsa Indonesia.
“Karena yang dipertaruhkan citra bangsa Indonesia dimata dunia. Polri bersama TNI turun langsung kelapangan agar kebakaran hutan dan lahan di Indonesia tidak terjadi terutama di Provinsi Sumsel,” katanya.
Dengan bahu membahu Polri dan TNI dibantu oleh masyarakat sekitar untuk mencegah agar kebakaran hutan dan lahan tidak terjadi.
“Isyaallah dengan sosialisasi dan turun ke lapangan. Asian Games 2018 akan berjalan dengan lancar tanpa ada gangguan apa pun,” katanya.
Sebelumnya TNI dan Polri menggelar apel komando operasi kebakaran hutan dan lahan dalam rangka pengamanan Asian Games 2018.

Baca:  DPRD Sumsel Segera Panggil Manajemen Perguruan Tinggi Widya Dharma dan Harapan Palembang

Apel dipimpin langsung oleh Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian dan Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Alex Noerdin di Griya Agung Palembang, Jumat (3/8).
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan pihaknya sudah memprediksi berbagai ancaman, gangguan, hambatan dan tantangan di Palembang, salah satunya dari apel ini untuk segi hambatan yang terkait dengan kemungkinan ancaman asap yang ditimbulkan.

BP/IST
TNI dan Polri menggelar apel komando operasi kebakaran hutan dan lahan dalam rangka pengamanan Asian Games 2018. Apel dipimpin langsung oleh Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian dan Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Alex Noerdin di Griya Agung Palembang, Jumat (3/8).

“Kami TNI, POLRI, Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi dan dan mitra kita dari Sinar Mas melakukan upaya pencegahan agar pelaksanaan kegiatan Internasional ini dapat berjalan dengan aman dan lancar,” ujar Panglima.

Baca:  Cari Solusi Pendidikan Sumsel, Paska Gelar Diskusi DKT

Ia juga mengatakan pihaknya juga memiliki konsep pembasahan gambut yang bisa dilakukan dari udara dengan memanfaatkan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC).
“Kebetulan bulan-bulan ini ada siklon awan di wilayah Filipina, sehingga kita bisa memanfaatkan slikon tersebut untuk kita semai agar bisa menjanjikan,” ujarnya.
Ia menambahkan pihaknya akan melakukan monitor gambut agar tetap dalam kondisi basah, ada berbagai alat disiapkan oleh beberapa unsur untuk tetap memonitor kebasahan gambut tersebut.

Baca:  Sumsel Dukung PPG Untuk Hasilkan Guru

“Selanjutnya operasi darat dilakukan terhadap 55 desa, yang kemungkinan memiliki potensi terjadinya kebakaran dan menimbulkan asap, 55 desa tersebut sudah ditempatkan pasukan TNI maupun POLRI, mereka menetap ditengah masyarakat tersebut dan terus memantau apabila terjadi kebakaran,” jelasnya.
Hadi mengatakan TMC telah dilakukan sejak tanggal 30 Juli, hasilnya sudah ada, sudah 2 kali hujan, dan kalau kita lihat awan sekarang ini termasuk awan yang bisa disemai, dengan NaCl (Natrium Klorida) dan kita harapkan segera menjadi hujan, dan saaat ini pun terus dilaksanakan modifikasi dengan TMC.
“Perkuatan dari TNI sebanyak 200 personil dan Brimob 200 personil, kita sebar ke seluruh wilayah yang kita curigai berpotensi menimbulkan asap,” katanya.
Ia mengatakan pihaknya telah berusaha semaksimal mungkin, supaya tidak terjadi kebakaran hutan dan lahan yang menimbulkan asap, sehingga dimana potensi-potensi terjadinya kebakaran kita akan turunkan personil kita.
“Apabila ada tempat lain yang perlu penanganan serius, kita punya alat untuk memantau gambut, bahkan saat gambut dalam posisi kering saja akan mengeluarkan sinyal dan segera dibasahi, pembasahan pun dilakukan secara otomatis dengan menggunakan alat bantu bernama Sambonesia, dengan metode ditancapkan ke tanah dan membasahi permukaan dengan radius kurang lebih 50 meter secara merata,” jelasnya.
Hadi mengatakan dari strategi yang dilakukan, diharapkan asap bisa kita tekan dan betul-betul tidak akan mengganggu jalannya Asian Games 2018. Kita sudah mengeluarkan semua kemampuan agar Asian games 2018 ini bisa berjalan dengan lancer.#osk

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Cukup Hanya di 2019 Pemilu Serentak, 2024 Pilpres dan Pileg Dilakukan Terpisah

Jakarta, BP–Anggota DPD RI Jhon Pieris menegaskan, Pemilu serentak Pilpres dan Pileg cukup hanya di 2019 karena menyisakan banyak masalah. ...