Home / Pemerintahan / Fahri Minta BPJS Kesehatan Jelaskan Lebih Rinci Soal Defisit

Fahri Minta BPJS Kesehatan Jelaskan Lebih Rinci Soal Defisit

Fahri Hamzah

Jakarta, BP–Wakil Ketua DPR RI Koordinator bidang Kesejahteraan Rakyat (Korkesra) Fahri Hamzah menemui Direksi BPJS Kesehatan di Kantor Pusat BPJS, Jakarta Pusat, Senin (30/7). Pertemuan mendadak ini untuk membahas Implementasi Program JKN-KIS, khususnya tentang Pelayanan Kesehatan.

 Fahri Hamzah mendengarkan penjelasan dari  Direktur Jaminan Pelayanan Kesehatan  Maya Amiarny Rusady guna menggali masalah defisit  mencapai Rp 10 Triliun selama 4,5 tahun beroperasi, juga terkait aturan baru  tentang pembatasan pasien katarak, melahirkan bayi dengan sehat dan fisioterapi.

Baca:  DPR Seharusnya Jadikan Batam Kota Administratif

  Fahri meminta  pihak BPPJS Kesehatan menjelaskan lebih rinci  terkait masalah defisit yang tengah dihadapi BPJS Kesehatan, selama 4,5 taun. “Mungkin  kadang-kadang rapat di komisi DPR nggak terlalu fokus, maka kesempatan ini saya mau fokus biar teman-teman media menulisnya dengan baik,” ujar Fahri.

Fahri mengibaratkan BPJS seperti daging dalam sandwich, dibawahnya ada tuntutan rakyat,  karena lahirnya Undang-Undang serta tuntutan politik, juga karena politisi memberi harapan  kepada rakyat, sehingga  terjadilah permintaam  membludak.

Baca:  Data BPS Beda Dengan BPJS Soal Orang Miskin

“Padahal faktanya, tax payer dari masyarakat kita begitu rendah. Artinya, kemampuan membayar itu juga relatif rendah, sementara dari atas ini terus menerus ada dinamika politik yang kadang-kadang juga terbatas, juga ketidakmampuan APBN juga untuk menyelesaikan masalah BPJS. Maka terjadi tekanan ditengah ini,” beber Fahri.

Oleh karena itu, Fahri berniat membantu BPJS untuk menjelaskan kepada publik dan kepada wartawan, kalau ada dilema itu, apa dilemanya, mana yang harus dilanggar. “Apakah kita mau melanggar kemauan UU atau politik, atau dikurangi dari tuntutan yang ada di masyarakat? Atau sudah ditemukan satu jalan keluar kalau itu sebuah kompromi dari keterbatasan yang ada,” kata dia seraya mempersilahkan pihak BPJS menjelaskan ke media, mengingat ini kepentingan dari pihak BPJS.

Baca:  Perkembangan Teknologi Informasi Seperti Dua Sisi Mata Uang

Menyikapi kunjungan pimpinan DPR Korkesra itu, Maya Amiarny merasa tersanjung dan siap menjabarkan permsalahan maupun program dari BPJS Kesehatan. Mulai dari persoalan defisit hingga polemkin aturan baru BPJS di masyakarat.#duk

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Anak Buruh, Raih Peringkat Satu UN

Palembang, BP  Sesuai dengan visi menjadi sekolah pencetak pemimpin masa depan Indonesia yang kompeten, berkarakter dan berwawasan global, SMAN Sumatera ...