Home / Headline / Tim Advokasi Calon Gubernur Dodi-Giri Masih Tunggu MK

Tim Advokasi Calon Gubernur Dodi-Giri Masih Tunggu MK

BP/IST
Tim Advokasi Calon Gubernur Dodi-Giri

Palembang, BP
Tim advokasi Paslongub nomor urut 4, H Darmadi Djufri SH MH mengaku masih menunggu panggilan dari gugatan yang didaftarkan di Mahkamah Konstitusi (MK).
“Memang belum. Kita masih menunggu panggilan jadi belum bisa komen. Karena untuk sidang nunggu panggilannya dulu. Kalau sudah ada infonya akan kita sampaikan ke rekan-rekan media. Mohon doanya,” kata Ketua Koordinator tim advokasi Paslongub nomor urut 4, H Darmadi Djufri SH MH, Senin (23/7).
Dia menilai,  Pilgub Sumsel 2018 cacat hukum yang mereka temukan sejak awal Pleno tim advokasi Dodi – Giri menemukan banyak pelanggaran yang terjadi dalam Pilgub Sumsel.
“Yang paling mendasar dari awal tahapan pelaksanaan Pilkada yakni persoalan DPT yang tidak kunjung final sampai hari pencoblosan,” katanya.
Lalu persoalan substansi dimana penyelenggara Pilkada tidak memiliki legalitas. Khususnya untuk PPK Kabupaten Muaraenim dan Kota Palembang.
“KPU Muaraenim dan KPU kota Palembang sudah kami laporkan ke Bawaslu tapi sangat disayangkan laporan kami hingga saat ini belum ditindak lanjuti sehingga patut Bawaslu Sumsel Bawaslu Sumsel untuk dilaporkan ke DKPP RI,” katanya.
Sementara Komisioner KPU Provinsi Sumsel Divisi SDM dan Parmas Ahmad Naafi SH MKn mengatakan,  pada prinsipnya pihaknya siap menghadapi gugatan yang terdaftar di MK.
Gugatan itu yakni Nomor Perkara:34/PHP.GUB-XVI/2018 Pokok Perkara: Perselisihan Hasil Pemilihan Gubernur SUMATERA SELATAN Tahun 2018. Pemohon: H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA dan HM Giri Ramanda N Kiemas.
“Intinya kita siap menghadapi persidangan keputusannya diserahkan kepada majelis hakim apakah akan diputus dalam persidangan dismissal atau tidak,” kata Naafi.
Naafi mengatakan, hal ini mengingat selisih suara tidak tercapai 1 persen dari ketentuan peraturan MK untuk mengajukan gugatan.
“Selebihnya merupakan gugatan dugaan pelanggaran yang menjadi kewenangan Bawaslu dalam memutusnya,” katanya.#osk

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

2 Unit Laptop di Curi , Aksi Fajri Terekam CCTV

Palembang, BP Meski sempat berkilah, namun akhirnya Fajri (42) tak berkutik setelah diperlihatkan rekaman CCTV dirinya saat sedang melancarkan aksi ...