Home / Palembang / Pesan Landasan Jembatan Ogan ke Jerman

Pesan Landasan Jembatan Ogan ke Jerman

Perbaikan Jembatan Ogan, Kertapati.

Palembang, BP — Meskipun akhir Juli ini Jembatan Ogan, Kertapati sudah bisa dilalui kendaraan, namun tidak semua diperbolehkan. Sebab, setelah tertabrak kapal tongkang sebelum Idul Fitri lalu, jembatan yang dibangun 1930 ini mengalami sejumlah kerusakan dan landasan jembatan harus diganti.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Jembatan Metropolitan Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah V, Suwarno mengatakan, akhir Juli Jembatan Ogan sudah bisa digunakan kembali. Hanya saja, sementara ini boleh dilewati oleh kendaraan dengan beban gandar 8 ton.
“Tahapan pekerjaan seperti growthing pada bagian pilar jembatan yang retak, penambalan lantai jembatan yang retak selesai akhir Juli ini. Untuk kembali normal dilalui oleh kendaraan lebih dari gandar 8 ton setelah pergantian pilar,” ujarnya, Kamis (19/7).
Ia tidak memungkiri jika perbaikan jembatan ini memerlukan dana yang sangat besar. BBPJN harus mencari landasan pilar jembatan yang rusak akibat tertabrak hingga ke Jerman. Pihaknya sudah memesan landasan jembatan sekitar dua minggu yang lalu. “Akan selesai di pabrikannya dalam 2,5 bulan, setelah itu dikirim ke Palembang, setidaknya November atau Desember selesai,” jelasnya.
Suwarno mengatakan, dibutuhkan anggaran lebih dari Rp500 juta untuk memperbaiki jembatan Ogan yang tertabrak tongkang pada H-3 Idul Fitri lalu. “Untuk perbaikan fisik saat ini saja, seperti growthing, penambalan lantai dan pilar akan memakan dana Rp566 juta, itu di luar landasan,” ujarnya.
Untuk satu landasan yang dipesan, harganya Rp50 juta, sedangkan perbaikan landasan jembatan Ogan dibutuhkan delapan landasan. “Kalikan saja Rp50 juta dikali delapan, ditambah upah. Karena penggantian nanti berbeda dengan perbaikan seperti biasa, jembatan akan diangkat. Jadi, jangan dikira upahnya murah,” katanya.
Setelah selesai diperbaiki, maka jembatan Ogan yang menjadi salah satu ikon Kota Palembang ini, tidak akan mengurangi kualitas jembatan. “Kualitas jembatan akan tetap sama, bahkan memiliki kekuatan sedikit lebih. Ketahanan juga bisa sampai 50 tahun dan kekuatan beban jembatan bisa sampai 800 ton,” ujarnya.
Untuk perbaikan jembatan yang menggunakan anggaran perbaikan rutin akan dipinta dengan perusahaan pemilik tongkang yang menabrak. “Jadi pemilik tongkang akan kami pinta mentransfer uang ke negara terkait klaim perbaikan jembatan yang ditabrak,” katanya. #pit
Baca:  Sambut Asian Games, Palembang Akan Gelar Karnaval Budaya
bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

ST12 ‘Ngamen’ di LRT Sumsel

Palembang, BP — Berada di Kota Palembang, Band ST12 berkesempatan menjajal kereta api ringan atau Light Rail Transit (LRT) Sumatera Selatan. ...