Home / Headline / Jalan Penghubung Dua Kecamatan di OI Bak Bubur

Jalan Penghubung Dua Kecamatan di OI Bak Bubur 3 Tahun Dibiarkan Rusak

Inderalaya, BP–Miris, jalan menuju dua kecamatan, Rantau Panjang dan Sungai Pinang, Kabupaten Ogan Ilir (OI), rusak parah dipenuhi lubang yang besar dan berlumpur bak bubur seperti kubangan kerbau.

Pantauan BeritaPagi, Minggu (15/7), di Desa Srijabo Baru, Kecamatan Sungai Pinang, akses jalan menuju dua kecamatan dan 10 desa ini yang menikmati akses jalan yang dipenuhi lubang besar dan berlumpur sepanjang jalan kurang lebih 2 kilo meter tersebut selama 3 tahun.

Hal tersebut sangat dikeluhkan warga,  Fala, karena banyak mobil yang terpelanting dan sudah memakan korban seorang siswa sekolah yang terjatuh akibat jalan yang licin dan dipenuhi lubang yang besar.

Baca:  Lulus Panwascam 'Pakai Mahar', Panpel: Itu Hoax

“Jalan yang menghubungkan 10 desa dan dua kecamatan ini kondisinya sangatlah rusak parah dipenuhi lubang yang besa dan cukup dalam. Kalau hujan turun kondisi jalan sangatlah licin karena dipenuhi lumpur seperti kubangan kerbau. Wah kalau bisa menjerit sudah kami pekikkan agar jalan ini diperbaiki,” katanya.

Dikatakan Fala beberapa waktu terakhir ada seorang siswa yang hendak berangkat ke sekolah dan terjatuh akibat licinnya jalan ditambah dengan penuhnya lubang yang besar menganga.

“Tak hanya sampai di situ saja, banyak mobil truk pengangkut hasil pertanian juga ikut terpater akibat kondisi jalan yang terjal ini  karena jalan yang dipenuhi lumpur dan berlobang yang cukup dalam membuat as roda mobil tersangkut di bahu jalan,” ucapnya.

Baca:  PIN Polio Over Target, TSN Kunjungi Desa di OI

Selain itu juga keluhan jalan rusak parah ini dengan dipenuhi lobang yang besar menganga di sepanjang jalan di dua kecamatan tersebut diperkuat oleh kepala Desa Srijabo Baru bernama Sukna menuturkan bahwa sudah 3 tahun masyarakat menikmati kondisi jalan yang rusak ini.

“Sudah 3 tahun masyarakat menikmati akses jalan yang rusak ini, kami selaku kades sudah membuat laporan terkait kondisi jalan ini dan sudah ditanggapi pihak pemerintah yang katanya sehabis lebaran jalan akan diperbaiki nyatanya hingga saat ini jalan masih hancur dengan lobang yang besar dan menganga,” jelasnya.

Baca:  ASN Pemkab OI Keluhkan Soal TPP yang Tidak Adil

Masih kata Sukna, akibat akses jalan yang dipenuhi lobang, kurang lebih 2 kilo meter sekaligus penyambung 10 desa dan dua kecamatan ini sangat dikeluhkan oleh warga setempat.

“waktu musim hujan dengan kondisi jalan seperti ini jalanberlumpur seperti bubur,  jika musim panas seperti ini berdebu berterbangan hingga sampai masuk kerumah warga-warga,” ujarnya.

Ia berharap agar pihak Pemkab OI agar secepatnya merealisasikan perbaikkan jalan ini karena jangan sampai menunggu korban lainnya akibat jalan yang buruk, dan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat. #hen

 

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

150 Tenant Beri Diskon di ‘Palembang Great Sale’

Palembang, BP–Menyambut Asian Games 2018, Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) menggelar Palembang Great Sale untuk pertama kalinya digelar di ...