Home / Headline / Masyarakat Harus Laporkan Potensi Cagar Budaya Yang Belum Terdata

Masyarakat Harus Laporkan Potensi Cagar Budaya Yang Belum Terdata

BP/DUDY OSKANDAR
Suasana acara sosialisasi cagar budaya tahun 2018 yang di gelar oleh Dinas Kebudayaan kota Palembang di Hotel 101, Palembang, Kamis (12/7).

Palembang, BP

Asisten III Administrasi Umum Kota Palembang Agus Kelana mengaku masih banyak potensi cagar budaya yang belum terdata dan terdaftar karena itu pihaknya membutuh dukungan masyarakat untuk melaporkan.
“Sosialisasi yang dilakukan ini untuk memberitahukan kepada masyarakat apa saja termasuk cagar budaya. Masyarakat bisa melaporkan kategori cagar budaya ke dinas kebudayaan kota Palembang,” kata Agus Kelana usai membuka acara sosialisasi cagar budaya tahun 2018 yang di gelar oleh Dinas Kebudayaan kota Palembang di Hotel 101, Palembang, Kamis (12/7).
Menurutnya, saat ini hanya 315 cagar budaya yang terdata di kota Palembang, padahal dilapangan potensi ini lebih banyak lagi. Sebut saja pasar cinde, rumah batu, makam kerajaan, bunker jepang dan rumah tua.
Menurutnya, yang masuk cagar budaya seperti kebendaan, bangunan, struktur, situs dan kawasan yang perlu dilestarikan keberadaannya karena memiliki nilai yang penting bagi sejarah, ilmu pengetahuan dan pendidikan.
“Kita juga melibatkan arkeolog untuk melakukan pendataan,” katanya.

BP/DUDY OSKANDAR
Suasana acara sosialisasi cagar budaya tahun 2018 yang di gelar oleh Dinas Kebudayaan kota Palembang di Hotel 101, Palembang, Kamis (12/7).

Setelah cagar budaya bersejarah didaftarkan ke pusat maka bangunan tersebut dilindungi undang-undang sehingga bisa dilestarikan dan dinikmati oleh anak cucu.
“Anak cucu kita bisa menikmati dan mengetahui pendidikan sejarah cagar budaya di Palembang khususnya kerajaan sriwijaya, bangunan belanda dam lainnya,” katanya.
Sedangkan Kepala Dinas Kebudayaan Kota Palembang Sudirman Tegoeh diwakili oleh Kabid Cagar budaya dan permuseuman Abdul Gani mengatakan pihaknya melakukan sosialisasi cagar budaya tahun 2018 ini dimana cagar budaya adalah warisan kebudayaan bersifat kebendaan, berupa benda cagar budaya , bangunan cagar budaya struktur cagar budaya , kawasan cagar budaya di darat dan di air yang perlu dilestarikan dan memiliki nilai penting bagi sejarah, ilmu pengetahuan dan pendidikan, kebudayaan.
Kegiatan ini menurutnya untuk mengajak partisipasi masyarakat dan turut serta dan mendaftarka cagar budaya yang ada dilingkungannya guna pelestarian cagar budaya.

BP/DUDY OSKANDAR
Suasana acara sosialisasi cagar budaya tahun 2018 yang di gelar oleh Dinas Kebudayaan kota Palembang di Hotel 101, Palembang, Kamis (12/7).

“Peserta 150 orang dari akademisi, komunitas, tokoh masyarakat, guru dan sebagainya,” katanya.
Sedangkan nara sumber acara ini tim ahli cagar budaya Provinsi Sumsel, Ari Siswanto dari Arsitek, penggiat kebudayaan, Wanda Lesmana, ahli hukum dari Fakultas Hukum Universitas Sriwijaya (Unsri) Rd Moh Ikhsan, Arkeolog dari Balar Sumsel, Retno Purwati dan Anggota tim ahli cagar budaya nasional, Yunus Satrio Atmojo.
Acara dilanjutkan dengan paparan nara sumber dan dilanjutkan tanya jawab. #osk

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Nilai Hutang Pemprov Sumsel Turun Hingga Sebesar Rp.464, 317 Miliar

Palembang, BP Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Ishak Mekki memberikan jawaban terhadap pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD Sumsel atas penjelasan ...