Home / Pendidikan / Tangkal Radikalisme dan Terorisme, FKPT Sumsel Gelar Literasi

Tangkal Radikalisme dan Terorisme, FKPT Sumsel Gelar Literasi

Suasana pembukaan literasi sebagai upaya pencegahan dan terorisme yang digelar FKPT Sumsel di Ballroom Hotel Aryaduta Palembang)

Palembang, BP
Berangkat dari upaya bentuk pencegahan tumbuhnya gerakan radikalisme dan terorisme di masyarakat Sumatera Selatan, Forum Koordinator Pencegahan Terorisme (FKPT) Sumsel menggelar pelatihan literasi digital yang dilaksanakan di Ballroom Hotel Aryaduta Palembang, Kamis (5/7).
Hadir pula Deputi BNPT M Rizal dan dibuka oleh Wakil Gubernur Sumsel H Ishak Mekki dan juga diikuti oleh para penggiat media sosial, para jurnalis dan juga para mahasiswa dari berbagai Perguruan Tinggi di Palembang.
“Paham radikal dan terorisme ini sangat bahaya bagi bangsa dan negara dan harus kita awasi. Dan ini tidak cukup hanya  Polri dan TNI saja tapi tugas kita bersama,”ujar Ishak Mekki dalam sambutannya.
Sehingga ia berharap kepada masyarakat khususnya generasi muda, dan saat ini zaman digital dan bisa diakses internet hingga ke pelosok desa melalui media sosial. Ada yang hoaks yang harus kita analisa Apalagi mahasiswa harus kritis, saring sebelum sharing sesuai tema pelatihan.
Senada dengan itu disampaikan Ketua FKPT Sumsel Periansyah menjelaskan, pelatihan ini digelar bertujuan untuk memberikan edukasi sebagai bentuk deradikalisasi. Adapun  pesertanya dari perwakilan-perwakilan mahasiswa dari beberapa yang ada di Palembang dan penggiat media sosial.
“Kita memilih literasi digital, karena ada pergeseran tren media menjadi media digital saat ini,” ucap Ketua FKPT Periansyah .
 Pelatihan literasi digital sangat dibutuhkan agar semangat menulis tetap tinggi dan menghindari penulisan yang bersifat menghasut, hoaks yang bisa berdampak buruk bagi penulis maupun bagi orang lain.
Selain itu, terorisme saat ini juga sudah menggunakan internet sebagai sarana aksi, yaitu menyebarluaskan dampak ke masyarakat luas. Internet juga menjadi sarana terorisme model baru, baik metode perekrutan pelakunya.
Menurutnya,  BNPT merupakan lembaga pemerintah non-kementerian yang diamanatkan menangani terorisme, memandang penting aspek pencegahan yang bersifat lunak dalam upaya mewaspadai berkembangnya radikalisme dan terorisme yang membajak kepercayaan tertentu di masyarakat. Agar upaya dan program BNPT berjalan lebih efektif, hingga di setiap provinsi dibentuklah FKPT sebagai perpanjangan tangan BNPT di setiap provinsi di Indonesia.
Disinggung pula, literasi digital yang akan dilakukan  sebagai salah satu kegiatan FKPT di seluruh Indonesia yang diyakini menjadi salah satu metode yang efektif dalam meningkatkan daya tangkal masyarakat, khususnya generasi muda dalam menolak ajaran dan ajakan kekerasan yang diinisiasi kelompok radikal terorisme.
Tujuan lainnya, sambungnya, sebagai upaya FKPT memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya peran media massa pers dan sosial media dalam upaya pencegahan terorisme, serta memberikan pemahaman mengenai dampak negatif internet sebagai salah satu sarana penyebarluasan paham radikalisme dan terorisme.
”Program ini juga sebagai upaya meningkatkan sinergi antara FKPT sebagai bagian terdepan di masyarakat dalam upaya pencegahan terorisme dengan media massa dan media sosial. Tema yang kita ambil yakni saring sebelum sharing,” jelasnya .
Namun yang terpenting lagi, sambungnya, kegiatan ini sebagai upaya mendorong pengguna internet, agar mampu menimbulkan daya cegah dan tangkal terhadap penyebarluasan paham radikalisme dan terorisme.
Untuk acaranya sendiri, selain materi pemahaman untuk aktivis pers kampus, juga ada pelatihan pembuatan konten positif di dunia maya.
”Literasi digital akan dilaksanakan dalam dua sesi dengan materi dan narasumber yang berbeda, yaitu penguatan tentang dunia digital, manfaat dan dampak negatif dalam bentuk pola pemikiran masyarakat dan cara mengatasinya. #sug
Baca:  ALE Hackathon 2018, Ajang Adu Kreatif Ratusan Mahasiswa
bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Muhammadiyah Tetapkan Idul Adha 22 Agustus

Palembang, BP Pimpinan Pusat Muhammadiyah akhirnya menetapkan bahwa perayaan Hari Raya Idul Adha 1439 Hijriah jatuh pada hari Rabu 22 ...