Home / Headline / Museum dr. AK Gani Ikut Pameran di Museum Tekstil Jakarta

Museum dr. AK Gani Ikut Pameran di Museum Tekstil Jakarta

BP/IST
Beberapa batik koleksi Museum Dr AK Gani Palembang dipamerkan dalam Pameran Perkembangan Batik di Museum Tekstil Jakarta, Kamis (28/6).

Palembang, BP
Beberapa batik koleksi Museum Dr AK Gani Palembang dipamerkan dalam Pameran Perkembangan Batik di Museum Tekstil Jakarta, Kamis ( 28/6) lalu.
Dalam pameran ini, koleksi Museum AK Gani masuk dalam tim desainer terkenal Hary Dharsono.Pameran dihadiri banyak tokoh – tokoh pengusaha seperti Dewi Motik Pramono, dan sejumlah Duta Besar.
“Koleksi yang kami tampilkan ini merupakan barang pribadi isteri pak Gani, ibu Masturah,” kata Direktur Museum AK Gani, GI Priyanti Gani di sela- sela acara.
Batik tersebut merupakan sebagian dari batik yang menjadi hadiah pernikahan yang diberikan dr AK Gani kepada Masturah pada tahun 1952. Batik tersebut sangat eksklusif dan limited edition karena dibuat tokoh nasional / pencipta lagu terkenal Ibu Sud secara terbatas.
“Dalam sejarah Indonesia, ibu Sud hanya membuat 3 batik masing – masing untuk bu Famawati Soekarno, ibu Tien Soeharto , dan ibu Masturah AK Gani,” kata Yanti.
Dengan melihat koleksi batik ini, kata Yanti, sebetulnya orang juga mendapat gambaran perkembangan batik dari tahun ke tahun. Menurut Yanti, pihaknya sangat bangga dan mendapat kepercayaan ini.
” Terima kasih saya sampaikan kepada bapak .Harry Darsono, juga terima kasih kepada kepala Museum Tekstil bu Ari dan Ahmad Museum,” ujarnya.
Koleksi batik Museum Dr AK Gani dalam pamera yang digelar atas kerja sama Museum Tekstil dan Himpunan Warastra Indonesia ini cukup menarik perhatian dan menimbulkan takjub pengunjung.
Esti Utami, staf Museum Tekstil berharap pameran dapat mejadi ajang yang edukatif bagi masyarakat.
Harry yang mulai menggeluti batik sejak tahun 1979 ini mengatakan masa depan bangsa tidak lagi terletak di tangan generasi muda tetapi sangat ditentukan oleh kreativitas.
Namun banyak mitos terkait kreativitas seperti kreativitas adalah membayangkan sesuatu yang sama sekali baru, hanya ahli yang dapat.menciptakan sesuatu yang kreatif, orang kreatif sering serba aneh dan tidak waras, serta umur 40 sudah tidak kreatif lagi.
Namun mitos ini tak sepenuhnya benar. Di bebarapa negara, bahkan orang sangat kreatif dalam menghasilkan karya batik untuk dihasilkan.
Dalam kesempatan itu harry juga memberikan tips – tips merawat batik, dan mengelola.batik.secara proposional.
Jika ingin membuat batik untuk busana bepergian, misalnya, harus ada pinggiran. Jadi kalau disum atu dijahit pinggir, batiknya tak hilang.
Penampilan Harry Darsono yang mengkombinasi musik, talkshow, dan fashion membuat suasana cukup hangat. Apalagi ketika Harry melibatkan audience untuk menyanyikan lagu- lagu nasionaltel dengan iringan pianonya.#osk

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Sudirman Tegoeh Sudah Masuki Masa Pensiun

Palembang, BP Jelang masa pensiun Kepala Dinas Kebudayaan Kota Palembang Sudirman Tegoeh mencalonkan diri menjadi calon legislatif DPRD Provinsi Sumatera ...