Home / Headline / KPU Sumsel Perpedoman Pada C1 Berhologram

KPU Sumsel Perpedoman Pada C1 Berhologram

BP/DUDY OSKANDAR
Ketua KPU Sumsel Aspahani (tengah) didampingi Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara saat bertemu di kantor KPU Sumsel, Jumat (29/6).

Palembang, BP

Meski hitung cepat yang lakukan KPU Sumsel berdasarkan webside resmi KPU, (Infopemilu.kpu.go.id) untuk Pilgub Sumsel melalui aplikasi Sistim Hitung (Situng).
Hingga, Jumat (29/6) siang, suara masuk (C1 kwk) mendekati 90 persen. Namun KPU Sumsel tetap akan mengacu pada C1 kwk berhologram yang akan dihitung secara manual.
Menurut Ketua KPU Sumsel Aspahani terkait hitung cepat, yang dilakukam sejumlah lembaga survei atau pihaknya sendiri.
Menurutnya, KPU sebagai penyelenggara mengawal pilkada Sumsel agar berjalan baik tanpa ada hal yang mencederai, dan KPU Sumsel diungkapkan Aspahani, akan menghargai suara rakyat.
“Logistik sudah berada di TPS pada H-1. Sedangkan perhitungan di TPS sudah dilakukan dengan mengisi C1, dan model D di kecamatan. Itulah landasan menentukan paslon yang terpilih, ” katanya di kantor KPU Sumsel, Jumat (29/6).
Aspahani menjelaskan, untuk hitung cepat KPU atau real count ini merupakan transparasi KPU, yang dilaporkan KPU kabupaten/kota, dengan melaporkan C1 tanpa hologram secara langsung. Itu merupakan bagian dari informasi dihitung itu arus informasinya.
“Ada informasi yakni arus dokumen di kotak suara dan arus informasi mulai dari TPS hingga KPU, ” katanya.
“Ini hasil berdasarkan scan C1 saja. Tapi hasil ini nantinya akan dibuktikan melalui perhitungan manual tiap KPU Kabupaten/Kota. Bisa saja data ada yang salah kertas bisa rusak dan tidak bisa di scan secara baik,” katanya.
Dijelaskan,  bahwa KPU Sumsel tidak pernah menyebut atau memenangkan satu pasangan calon manapun dalam hitung cepat di KPU Sumsel.
“Kami himbau untuk tetap bersabar dalam menanti hasil proses tersebut dan apabila ada gugatan setelah hasil tersebut, KPU siap melayani dan hendaknya dilakukan dengan Undang- undang yang berlaku,” katanya.
Sedangkan untuk hitung cepat atau real count belum 100 persen data yang masuk. Baru dari Ogan Ilir yang 100 persen sudah masuk.
Sedangkan kabupaten kota yang lain seperti Palembang, Lahat, Muara Enim, Empat Lawang dan Pali saat ini masih ada yang belum selesai.
“Itu bukan KPU kabupaten atau kota yang menghambat, tapi karena masalah teknis kondisi di lapangan terutama untuk daerah yang jauh, ” katanya.
Untuk kotak suara, dia menjelaskan, tidak boleh menginap setelah pencoblosan. Oleh sebab itu, pihaknya telah bekerjasama dengan polisi.
“Yang menjadi acuan penghitungan suara adalah C1 yang berhologram. Kita lihat rekapnya. Kalau ada selisih maka dihitung ulang surat suara sah. Itu yang menjadi penetapan paslon. Hasilnya kita komit 9 juli nanti. Kami tidak mau menyebut kalah dan menang sebelum 9 Juli,” katanya.
Seperti di Banyuasin, kalau ada yang menolak hasil penghitungan, silahkan ke panwaslu. Setelah ada rekomendasi, nanti akan ditindaklanjuti.
Sementara Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara menyatakan, pengawalan polisi dilakukan melekat mulai dari TPS, KPPS PPK hingga KPU. Ada personil yang mengawal kota suara.
“Kotak suara tidak boleh menginap. Kalau ada hambatan itu terjadi hambatan teknis di lapangan. Polisi netral, itu harga mati. Kits pastikan pelaksanaan Pilkada ini aman, dan panitia tidak diganggu, ” tuturnya.
Mengenai kejadian di Lahat dan Muara Enim, Zulkarnain mengungkapkan, unjuk rasa itu boleh. Namun masa untuk menjaga keamanan dan kondusifitas.
“Dinamika demokrasi tapi jangan melakukan intimidasi. Jangan melawan hukum, personil sesuai tahapan.
Saya kisini untuk memastikan keamanan fisik, penyelenggara dan substansif. Jangan ada pihak yang terzolomi, jangan ada yang merasa hasil pilkada ini ada yang merasa terzolomi. Satu suara pun tidak ada yang terzolomi,” katanya.
Zulkarnain mengungkapkan, masalah di Lahat itu ada anggota keluarga paslon yang menang itu dibully. Kalau dilapangan cukup bukti dijadikan tersangka.
“Masalah tersangkanya kita cari,” katanya.#osk

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Nilai Hutang Pemprov Sumsel Turun Hingga Sebesar Rp.464, 317 Miliar

Palembang, BP Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Ishak Mekki memberikan jawaban terhadap pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD Sumsel atas penjelasan ...