Home / Headline / Digugat ke Baori, Aswari Batal Pimpin PB PERKEMI

Digugat ke Baori, Aswari Batal Pimpin PB PERKEMI

(Aswari Rivai)

Palembang, BP
Dinilai melanggar Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Pengurus Besar Persatuan Kempo Indonesia (PB Perkemi) dalam Musyawarah Persaudaraan Nasional (Mupernas) XIII 2018 di Jakarta beberapa waktu lalu, Aswari Rivai akhirnya menuai gugatan dari berbagai Pengurus Provinsi Perkemi dibeberapa Provinsi di Indonesia.
Gugatan yang dilayangkan ke Badan Arbitrase Olahraga Indonesia (Baori) dengan termohon Aswari tersebut akhirnya dimenangkan penggugat sehingga Aswari Rivai batal demi hukum memimpin PB Perkemi masa bakti 2018-2023, setelah sebelumnya sempat terpilih.
“Ya, Pak Aswari batal demi hukum menjadi Ketua PB Perkemi karena gugatan ke Baori diterima berdasarkan salinan putusan Baori No.02/P.BAORI/2018,”ujar Ketua Umum Perkemi Sumsel Agus Salim, Senin (25/6).
Lanjut Agus Salim bahwa gugatan yang dilayangkan ke Aswari Rivai oleh beberapa Pengprov Perkemi di Indonesia karena setelah diselidiki terdapat beberapa hal yang melawan AD/ART saat pencalonan menjadi ketua PB Perkemi. Sehingga para Pengprov Perkemi sepakat membawa ke Baori untuk diadili.
“Ya, termasuk saya sebagai pemohon yang menggugat. Meski sama-sama dari Sumsel saya tidak mau pemimpinnya menyalahi aturan yaitu AD/ART,”tegas Agus Salim.
Bebepara pelanggaran penconan tersebut adalah Aswari Rivai ternyata tidak tinggal tetap di Jakarta sebagai syaratnya, tidak mengajukan pencalonan ke Tim Penjaringan, tidak melampirkan izin dari pimpinan atau atasannya karena bagi PNS, TNI maupun Polri yang mengajukan pencalonan harus ada izin dari atasan.
Jika Bupati maka izin Gubernur, pun juga Gubernur juga bisa izin setingkat diatasnya. Dan tidak memiliki rekomendasi tertulis minimal tiga Pengprov Perkemi.
“Dan putusan ini sudah diterima juga ke KONI Pusat dan tentu konsekuensinya akan diadakan pemilihan kembali,”terangnya.
Senada dengan itu disampaikan oleh Ketua BPK Perkemi Sumsel Chandra Astra Tenggara bahwa kendati pun batal demi hukum namun Aswari Rivai menurutnya tetap berpegang teguh bahwa dirinya tetap sebagai ketua umum terpilih PB Perkemi.
“Bahkan, kami Pengprov Perkemi Sumsel sebagai salah satu penggugat akhirnya diberi skorsing atau sangsi pembekuaan satu tahun. Kan lucu, setelah batal demi hukum, lalu memberi kebijakan dan keputusan kan tidak ada kewenangan lagi,”terangnya.
Menurutnya, sebagai sesama warga Sumsel tentunya ia bangga terpilih memimpin PB Perkemi. Namun dengan acara mengalahi AD/ART tentu akan menjadi hal yang bukan menjadi tuntunan aturan organisasi dalam hal ini olahraga kempo Indonesia. #sug
Baca:  Palembang Rebut Tahta Juara Umum di Cabor Kempo
bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Nilai Hutang Pemprov Sumsel Turun Hingga Sebesar Rp.464, 317 Miliar

Palembang, BP Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Ishak Mekki memberikan jawaban terhadap pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD Sumsel atas penjelasan ...