Home / Headline / Askolani-Slamet Unggul Di Pilkada Banyuasin

Askolani-Slamet Unggul Di Pilkada Banyuasin

BP/DUDY OSKANDAR
Pihak Lembaga survei IndexPolitica saat memaparkan survey pilkada Banyuasin, Jumat (22/6) di Hotel Santika Prime.

Palembang, BP

Elektabilitas pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Banyuasin H Askolani dan H Slamet 34.93 persen mengungguli paslon lainnya. Begitu juga tingkat keterkenalan di masyarakat, paslon nomor urut 5 yang didukung lima Parpol PDIP,Gerindra,Nasdem,PPP dan Demokrat ini 71.88 persen dan Untuk tingkat kesukaan pemilih terhadap paslon Bupati, Askolani-Slamet 36.77 persen juga diatas paslon lainnya.
Dengan hasil ini, paslon H Askolani-H Slamet memiliki peluang besar untuk menjadi pemenang pada Pilkada Banyuasin 27 Juni 2018 nanti.
Hal ini diketahui dari press conference hasil survei terhadap Persepsi masyarakat pemilih dalam pelaksanaan pilkada langsung Kabupaten Banyuasin Juni 2018 yang digelar Index Politica di Hotel Santika Premiere Bandara Palembang, Jumat (22/6).
Direktur Reseach Index Politica Deni Lesmana mengatakan, survei dilakukan di 1951 TPS dalam 304 Desa dan Kelurahan di 19 Kecamatan di Banyuasin.
“Metodelogi yang Kita gunakan Multistage Random Sampling, dengan seluruh Kecamatan disurvei secara Proporsional, dimana jumlah sampel disebar merata sesuai dengan komposisi penduduk dimasing-masing Desa dan Kelurahan dan juga menyesuaikan dengan proporsi jumlah laki-laki dan perempuan atau istilah Proportional Stratified, dengan jumlah sample 1000 dengan margin of error – 3.5 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen dengan survey dilakukan 28 Mei – 4 Juni 2018,” jelasnya.
Deni menjelaskan, dari tingkat keterkenalan masyarakat, paslon H Askolani-H Slamet 71.88 persen, H Syaiful Bakhri-H Agus Salam 55.63 Persen, Buya Husni-Supartijo 51.84 persen, Arkoni-Azwar Hamid 39.85 persen dan Agus Yudiantoro dan Hazwar Bidui 35.59 persen.
Untuk tingkat kesukaan pemilih terhadap paslon Bupati, Askolani-Slamet 36.77 persen, Syaiful Bakhri-Agus Salam 26.69 persen, Buya Husni-Supartijo 15.66 persen, Arkoni-Hazwar Hamid 10.32 persen dan Agus Yudiantoro-H Azwar Bidui 6.88 persen.
Untuk elektabilitas cabup dan cawabup, terang Deni, Paslon H Askolani-H Slamet 34.93 persen, Syaiful Bahkri-Agus Salam 22.01 persen, Buya Husni-Supartijo 16.39 persen, Arkoni-Azwar Hamid 12.08 persen dan Agus Yudiantoro-H Azwar Bidui 5.6 persen.
Sedangkan elektabilitas cabup dan cawabup tanpa Swing Voter dan Golput, pasangan Solmet 42.32 persen, Syaiful-Agus Salam 26.67 persen, Buya Husni-Supartijo 19.86 persen, Arkoni-Hazwar Hamid 14.64 persen dan Agus Yudiantoro-Azwar Bidui 6.81 persen.
“Untuk tingkat animo masyarakat memilih tinggi untuk pilbup untuk partisipasi pemilih bisa di atas 70 persen. Sedangkan 30 sampai 35 persen adalah pemilih pemula,” kata Deni.
Terkait Slogan dan Tagline Paslon, jelas Deni bahwa Slogan Banyuasin Bangkit paling dikenal masyarakat dengan 44 persen, Banyuasin Sejuk 32 persen, Banyuasin Bersih 30 persen,Banyuasin Maju 18 persen dan Banyuasin Bersinar 13 persen.
Lanjut Deni, untuk alasan utama memilih nama paslon tersebut karena tegas, peduli, visi dan misi, program kerja, berpengalaman, berani, bertanggungjawab, baik, dan jujur serta merakyat. Selain program kerja, faktor lain yang menjadi pertimbangan dalam memilih paslon cagub dan cawagub diantaranya tergantung pilihan partai, anjuran teman/tetangga, anjuran tokoh nasional, pemberian uang, dan pemberian sembako.
“Tingginya elektabilitas H Askolani dan H Slamet karena faktor pertama adalah figur, integritas, dan H Askolani mewakili pemilih pemula . Faktor kedua mesin politik pendukung dan relawan,” jelas Deni. #osk

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

DPRD Sumsel Prihatin SFC Alami Degradasi

Palembang, BP Gagalnya tim sepak bola kebanggan Sumatera Selatan (Sumsel) Sriwijaya FC (SFC) untuk bercokol di liga I dan degradasi ...