Home / Headline / Dodi-Giri Menang di 9 Wilayah

Dodi-Giri Menang di 9 Wilayah

BP/Dudy Oskandar
Suasana Indomatrik saat mempublish hasil survey Pilgub Sumsel 2018 di Hotel Amaris, Selasa (19/6).

Palembang, BP

Lembaga Survei Indomatrik mengeluarkan press release survei persepsi dan prilaku publik terhadap pelaksanaan Pilgub Provinsi Sumsel 2018 di Hotel Amaris (19/6). Dari hasil survei, Dodi Reza dan Giri Ramanda memiliki elektabilitas diatas paslon herman deru dan Mawardi Yahya.

Direktur analisis Indomatrik Deny Yusuf mengatakan, berdasarkan hasil survey pihaknya menunjukkan ada korelasi antara tingginya tingkat keterkenalan berpengaruh lurus terhadap tingkat kesukaan terhadap pasangan cagub/cawagub di pilgub Sumsel.
Hal ini tergambar dari tingkat kesukaan kepada para cagub Sumsel.
Dimana dari 4 pasangan yang Indomatrik rekam ada 2 pasangan yang sangat menonjol di mata publik Sumsel dilihat dari tingkat kesukaan publik dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sumsel yakni H Dodi Reza Alex dan HM Giri Ramandha N Kiemas 66.45% mengungguli Herman Deru dan Mawardi Yahya 61.55%.

” Dua pasangan inilah yang bersaing ketat di pilgub Sumsel 2018 dan berpeluang memenangkan pertarungan pada 27 Juni 2018′ ” katanya saat jumpa pers survey persepsi dan perilaku publik terhadap pelaksanaan Pilgub Sumsel provinsi Sumsel 2018 ( 29 Mei sampai 3 Juni 2018) di Hotel Amaris Palembang, Selasa (19/6).

Dan trennya menurutnya, pasangan Dodi- Giri lebih unggul dan positip , apalagi publik memilih calon baru yang lebih bagus dan fresh dari pada calon lain.
“Pemilih pemula lebih melihat trend saat ini dan memilih di detik akhir dan itu yang diperebutkan semua pasangan, ” katanya.

Baca:  Tata Kelola Destinasi dan Pemberdayaan Masyarakat Harus Ditingkatkan

Menurutnya, pasangan Dodi- Giri mendapatkan dukungan di 9 wilayah di Sumsel dan berpotensi mendapatkan dukungan yang lebih besar.
“Jika lebih masif lagi mereka bisa mendapatkan dukungan lebih besar disisa waktu saat, apalagi militansi dukungan pemilih Dodi sangat kuat,” katanya.
Dalam Pilgub Sumsel dia melihat pasangan Dodi-Giri dan Herman Deru- Mawardi Yajya memang dua sosok inilah yang akan bertarung di Pilkada Sumsel, ” katanya.
Apalagi disisa waktu ini menurutnya, dimungkinkan adanya migrasi suara.
” Memang pasangan Dodi dan Giri sangat baik apalagi persaingan , elaktibilitas lebih unggul dan trendnya positip paslon Dodi -Giri diatas Herman Deru- Mawardi, ” katanya.
Selain itu elaktibilitas paslon berbasis pertanyaan terbuka Dodi-Giri unggul 32, 02 persen dari Herman Deru-Mawardi Yahya yang 27, 37 persen dimana yang belum menentukan pilihan (swing voter) 22, 74 persen.

Sedangkan dari elaktibilitas cagub dan cawagub Sumsel berbasis pertanyaan tertutup pasangan Dodi -Giri mendapatkan dukungan 32, 50 persen menggungguli pasangan Herman Deru- Mawardi Yahya 28, 48 persen dengan selisih 4, 02 persen.

Untuk tingkat popularitas cagub Sumsel 2018 pasangan Ishak Mekki- Yuda Pratomo sebesar 98, 75 persen, Dodi-Giri 97,58 persen, Herman Deru-Mawardi Yahya 97, 75 persen.

“Alasan memilih pasangan Dodi-Giri terbesar 17, 82 persen lebih kepada visi dan misi disamping soal program kerja yang bagus dan berpengalaman dan lain lain sedangkan alasan memilih pasangan Herman Deru- Mawardi Yahya lebih besar untuk program kerja dan berpengalaman 14, 75 persen , sisanya 13, 11 persen lebih ke visi dan misi dan lain lain” katanya.
Untuk penelitian ini menurutnya pihaknya menggunakan metode survey.

Baca:  Makna Lebaran Terakhir Bagi Gubernur Sumsel

Dimana data – data kuantitatif dan kualitatif bersumber dari survei pendapat masyarakat dengan instrumen survei.

Selain itu,  survei dilakukan seluruh warga negara Indonesia penduduk Provinsi Sumatera Selatan (Sumse) yang punya hak pilih dalam Pilkada Provinsi Sumsel 27 Juni 2018. yaitu mereka yang telah berusia 17 tahun atau sudah menikah ketika survey dilakukan, diambil secara proporsional pada tingkat Kabupaten/Kota.

Selain itu penentuan responden diiakukan secara random sistematis, dimana jumlah sampel sebanyak 880 responden, dengan sampling error + 3,5 persen pada tingkat kepercayaan 95%. Penarikan sampel dilakukan dengan Metode Multi stage Random Sampling selama periode 29 Mei sampai 3 Juni 2018.

Dan responden yang terpilih diwawancarai lewat tatap muka (face to face interview) oleh pewawancara yang telah dilatih.

Setiap pewawancara bertugas untuk satu kelurahan yang hanya terdiri dari 10 responden.
“Quality Control terhadap hasil survei dilakukan secara acak sebesar 20% dari total sampel oleh supervisor melalui spotcheck dilapangan, ” katanya.

Sedangkan sebaran elektabilitas cagub Sumsel per wilayah di 17 kabupaten kota seperti OKU 4,36 persen, OKI 8,43 persen, Muara enim 7,20 persen, Lahat 5,17 persen, Musi Rawas 4,93 persen, Muba 7,66 persen, Banyuasin 10,13 persen, OKUT 8,05 persen, OKUS 4,50 persen, Ogan ilir 4,98 persen, Empat lawang 3,45 persen, Pali 2,14 persen, Muratara 2,53 persen, Palembang 19,68 persen, Pagaralam 1,80 persen, Lubuklinggau 2,74 persen, Prabumulih 2,24 persen.

Baca:  Askolani-Slamet Unggul Di Pilkada Banyuasin

Sedangkan menurutnya, Pemilih Potensial di Palembang. OKI, Banyuasin dan Muba.

” Dodi -Giri memiliki elektabilitas tinggi di 9 wilayah di Mura, Muba. Banyuasin. Palembang. Empat Lawang. Pagaralam. Pali, Muratara, Lubuklinggau. dan untuk Herman Deru memiliki elektabilitas tinggi di 7 wilayah OKU, Muara Enim, OKUT, OKUS, Ogan Ilir, Pagaralam dan Prabumulih. Saifudin Aswari memiliki elektabilitas di Lahat serta Ishak Mekii memiliki elektabilitas tinggi di OKI, ” katanya.

Pengamat politik Ade Indra Chaniago mengatakan, Dodi sudah punya modal awal 17 persen sebelum maju di Pilgub Sumsel. Dari survei yang ada kalau landai maka akan cenderung naik. Tingkat elektabilitas Dodi Giri akan lebih dari hari ini sedangkan lawannya akan stagnan.

“Saya tidak heran kalau tim survei ini memenangkan Dodi Giri. Tren landai ini maka bisa dipastikan angka Dodi akan terus naik. Ini catatan saya melihat trend. Kemudian mengacu pada sebaran, Dodi Giri akan menang karena Dodi menguasai 9 wilayah sedangkan Herman Deru di 7 wilayah. Kalau dilihat asal kandidat juga berpengaruh,” katanya.

Sedangkan Wartawan Senior Maspril mengatakan, sejak awal pilgub tahun ini akan hampir mirip dengan pilgub 2013. Faktor figur dan faktor wakil itu berpengaruh. Faktor pendidikan dimana Mawardi ijazah palsu itu sangat masif.

“Tinggal bagaimana tim sukses mempengaruhi kultur pemilih,” tandasnya. #osk

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Jalan Provinsi, Gedung Sekolah, Guru Honor Dan Rumah Sakit Daerah Butuh Perhatian

Palembang, BP Anggota Komisi IV DPRD Sumatera Selatan (Sumsel) Askweni mengatakan, Sumsel masih membutuhkan perbaikan jalan provinsi, gedung sekolah, rumah ...