Home / Headline / Debat Publik Tahap II Lebih Gali Lebih Dalam Program Paslon Gubernur Dan Wakil Gubernur Sumsel.

Debat Publik Tahap II Lebih Gali Lebih Dalam Program Paslon Gubernur Dan Wakil Gubernur Sumsel.

BP/IST
Komisioner KPU Sumsel Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat Ahmad Naafi

Palembang, BP
Debat publik tahap II , Pilkada Pemilihan Gubernur dan wakil Gubernur Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) akan digelar di Hotel Wyndham, Jakabaring Palembang, Kamis (21/6).
Komisioner KPU Sumsel Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat Ahmad Naafi mengatakan, debat publik tahap II ini mengusung tema ‘Mewujudkan Daya Saing Daerah yang Maju dan Terdepan Untuk Kesejahteraan dan Kemakmuran Sumatera Selatan’.
Sub temanya, mengelola wilayah Sumsel, tata kelola pemerintah yang bersih secara terpadu, tepat sasaran waktu dan hasil yang diharapkan. Kemudian, mewujudkan SDM yang unggul dengan kebijakan dibidang pendidikan, kesehatan, keagamaan, ketanaga kerjaan dan jiwa interprenership yang tinggi.
Selanjutnya, lingkungan yang Kondusif untuk investasi, industri Perdagangan. Perkantoran, Perumahan. Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Sosial Budaya, Diah Raga dan Kesempatan Kerja serta menekan potenai konflik dan persaingan tidak Sehat antar Golongan ymg berbasis SARA.
“Untuk debat tahap II ini, lebih fokus menggali program unggulan masing-masing paslon,” katanya, Rabu (20/6).
Diterangkan Naafi, format debat kedua ini memang berbeda sedikit dari yang kemarin diselenggarakan dan merupakan debat publik pertama dengan pola ini di Indonesia . Dimana panelis juga bisa menggali lebih dalam program dari setiap paslon.
Selain itu, akan ada empat pertanyaan yang disusun panelis, merupakan hasil rumusan yang mengakomodir seluruh usulan pertanyaan yang telah ditampung dalam bank pertanyaan, mulai dari masalah infrastuktur, budaya, maupun pelestarian cagar budaya di Sumsel kedepan.
“Pertanyaan masyarakat ini sudah masuk dan saat ini sedang di sortir oleh panalis, dan nanti akan dibuatkan ke dalam video untuk disampaikan saat debat, sekaligus mengeksplor kemampuan para calon,” katanya.
Panitia bakal menghadirkan 5 panelis yang yang berkompeten dibidangnya, seperti dari LIPI, KPK, Ombusman dan lain-lain.
“Pada prinsipnya debat kandidat ini bisa menjadi referensi masyarakat memilih pemimpin terbaik untuk Sumsel,” terangnya, seraya pihaknya telah menyiapkan 600 undangan yang sekarang sudah mulai disebar, dimana undangan yang disebar mewakili semua elemen masyarakat. Mulai kalangan kepala daerah, legislatif, mahasiswa, pemuda, tukang ojek, bidan dan lain-lain.
Dilanjutkan Naafi, dalam menjaga kondusifitas debat kandidat II pemilihan gubernur dan calon gubernur Sumsel, sekitar 700 personil tim keamanan dari Polri dan TNI disiagakan di hotel Wyndham nantinya.
Ahmad Naafi menuturkan, pihaknya telah berkordinasi dengan TNI/Polri guna menjaga kondusifitas selama debat kandidat Paslon gubernur dan wakik gubernur Sumsel tahap II ini.
“Ada sekitar 700 personel keamanan yang dikerahkan,” tambahnya.
Dia melanjutkan, persoalan kemanan menjadi perhatian serius, pasalnya di debat ini masing-masing pasangan calon akan membawa massa pendukung yang jumlahnya cukup banyak.
“Berkaca dari debat kandidat Pilgub Sumsel pertama, kami yakin debat kedua ini juga akan berjakan kondusif. Kendati demikian, kita tetap siaga untuk antisipasi hal-hal yang tidak diinginkan tetap dilakukan,” katanya.
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumsel, Aspahani menyatakan, pihaknya akan memberikan sanksi tegas bagi pasangan calon Gubernur – Wakil Gubernur dan tim pemenangan pasangan calon yang melanggar aturan debat.
Menurut Aspahani, moderator debat diberi wewenang menegur bahkan mengeluarkan peserta debat yang melanggar keamanan dan ketentuan debat.
“Layaknya pertandingan sepak bola, moderator akan mengantongi kartu kuning dan kartu merah. Bagi yang dapat dua kartu kuning atau kartu merah diminta keluar dari acara debat. Kami telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian terkait hal ini,” katanya.
Pihaknya juga meminta, Paslon dilarang mondar-mandir di panggung atau meninggalkan tempatnya, saat menyampaikan paparan dan selama debat berlangsung.
“Acara ini live ditayangkan di TV, khawatirnya ada paslon lain yang tertutupi dan tidak terekam kamera. Intinya kita mengedepankan keadilan dan berimbang dalam hal ini,” jelasnya.
Aspahani menerangkan, dalam debat kedua ini, para calon nantinya tidak hanya menyampaikan program visi misi dan menjawab pertanyaan dari moderator, tetapi akan menjawab empat pertanyaan dari masyarakat yang disampaikan para panelis yang ada.
“Nanti ada pertanyaan dari masyarakat yang kita tampung, dan akan disampaikan dalam debat,” katanya.#osk

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

DPRD Sumsel Prihatin SFC Alami Degradasi

Palembang, BP Gagalnya tim sepak bola kebanggan Sumatera Selatan (Sumsel) Sriwijaya FC (SFC) untuk bercokol di liga I dan degradasi ...