Home / Headline / DPRD Sumsel Himbau Timses Jangan Berlebihan Dalam Mendukung Paslon

DPRD Sumsel Himbau Timses Jangan Berlebihan Dalam Mendukung Paslon

BP/DUDY OSKANDAR
Ketua DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel)H Uzer Effendi saat menggelar open house dirumah dinasnya, Sabtu (16/6).

Palembang, BP
Ketua DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel)H Uzer Effendi bentrok antara timses Pasangan Calon (paslon) Kabupaten Empat Lawang, beberapa waktu lalu menjadi perhatian pihak DPRD Sumse.
“ Kejadian Empat Lawang sepenuhnya sudah ditangani aparat, mudah-mudahan bisa diselesaikan dengan bagus, artinya output kita harapkan damai sehingga pelaksanaan Pilkada di Empat Lawang tidak tertunda oleh hal-hal ini, kita yakin dengan aparat kita,” katanya ketika ditemui disela-sela open house di kediamannya, Sabtu (17/6).
Pihaknya menghimbau kepada semua tim sukses , marilah karena ini adalah persaingan sesaat, tidak perlu berlebihan dalam kita mendukung kandidat kita masing-masing.
“Jaga stabilitas, jaga perdamaian diantara kita, sehingga pilkada serentak bisa berjalan dengan sukses dan mudahpmudahan kejdian Empat Lawang kemarin adalah kejadian terakhir, yang menimbulkan keributan, Insya Allah,” katanya.
Sedangkan Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara memastikan, akan menegakkan hukum di Kabupaten Empat Lawang terkait bentrok timses paslon yang mengakibatkan satu orang tewas dan tiga orang luka-luka.
Dirinya, bersama Pangdam dan Gubernur Sumsel sudah ke Empat Lawang dan bertemu dengan paslon di Empat Lawang.
“Saya sudah menangkap kemarin terakhir tiga orang kemungkinannya sebagai tersangka dan 2 orang saya aman namun kemungkinan sebagai saksi, jadi saat ini sudah 5, dua orang sebagai saksi yang menguatkan siapa yang melakukan penembakan , saya pastikan hukum akan ditegakkan sebaik-baiknya,” katanya ditemui usai open house di Griya Agung, Jumat (15/6).
Mengenai permasalahan kejadian tersebut karena masalah cegat mencegat antara mereka yang mungkin kurang percaya kepada penyelenggara pilkada baik KPU dan Panwaslu.
“Para tersangka kita kenakan pasal pengeroyokan yang membuat matinya orang , 170 KUHP, pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dan pasal tentang membawa senjata yang dilarang undang-undang darurat, parang dan segala macamnya di larang,” katanya.
Hal senada dikemukakan Pangdam II Sriwijaya, Mayjen AM Putranto mengatakan, satu SST personilnya berada di Empat Lawang .
“Diminta enggak diminta saya akan drop kesana , sebagai wujud kami peduli, saya , Kapolda pak Gubernur juga hadir disana kemarin untuk menyelesaikan dan alhamdulilah yang sudah dikebumikan kami sudah berkomunikasi dengan baik, apapun yang terjadi diluar kemampuan kita, karena situasi seperti itu , selebihnya dalam proses hukum,” katanya sembari situasi Sumsel kondusif sampai berakhirnya pilkada.#osk

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Selamatkan Arsip Bersejarah Sumsel

Palembang, BP   Ketua Komisi I DPRD Sumatera Selatan (Sumsel) H Budiarto Marsul mengatakan, kalau Komisi I DPRD Sumsel merekomendasikan ...