Home / Pendidikan / Safari Ramadan, APJII Beri Santunan Santri

Safari Ramadan, APJII Beri Santunan Santri

(suasana santunan Pengurus APJII saat memberikan santunan kepada para pelajar santri di Hotel Excelton belum lama ini)

Palembang, BP
 Agenda safari Ramadan pengurus pusat Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) berlanjut menyambangi wilayah Palembang. Tak lupa, momen ini diikuti dengan acara santunan kepada para siswa santri yatim piatu.
Palembang sendiri merupakan markas dari APJII pengurus wilayah (pengwil) Sumatera Selatan (Sumsel). Acara silaturahmi itu dilakukan belum lama ini, di The Excelton Hotel.
Dalam acara yang kental dengan nuansa kekeluargaan itu, dihadiri oleh Bendahara APJII Agus Budi Raharjo dan 15 perwakilan perusahaan internet service provider (ISP). 15 perwakilan perusahaan ISP itu antara lain 11 dari ISP nasional dan 4 lokal.
Menurut Sekretaris APJII Pengwil Sumsel, Sony Oktapriandi, kegiatan selama acara berlangsung adalah memberikan santunan kepada anak yatim dan diskusi seputar permasalahan internet yang ada di wilayah Sumsel.
“Banyak hal yang kami diskusikan saat itu. Mulai dari persiapan Miss Internet Indonesia (MII) 2018, Musyawarah wilayah (Musywil), sampai dengan pemberdayaan ISP lokal. Pemberdayaan ISP lokal ini juga tak kalah penting. Ini perlu agar teman-teman ISP ini lebih giat lagi dalam menghadapi persaingan,” jelas Sony yang didapuk juga sebagai Ketua di acara silaturahmi antara pengurus pusat dengan pengwil Sumsel ini.
Untuk acara Musywil sendiri, dikatakan Sony, diselenggarakan paling lambat Agustus 2018 mendatang. Saat ini segala perihal mengenai Musywil tengah dalam pembahasan. Kemudian, Sony juga menginformasikan bahwa kantor APJII pengwil Sumsel akan pindah ke gedung baru.
“Kami juga akan pindah kantor. Selepas lebaran mungkin sudah mulai di gedung baru. 3 lantai. Pindah kantor, juga berarti memindah IX,” terangnya.
Ditambahkan Ketua APJII Pengwil Sumsel, Dedy Fitriady bercerita mengenai kondisi ISP di sana. Menurutnya, untuk saat ini masih dalam parameter stabil dan kondusif, tidak ada gejolak keluhan yang dapat mengganggu rekan-rekan ISP baik dari berbagai pihak.
“Dukungan pemerintah daerah sangat bagus untuk penggunaan media internet sangat dirasakan ISP yang ada,” ungkap Dedy.
Masih di tempat yang sama dikatakan Miss Internet Sumatera Selatan, Anggun Prisma, untuk audisi miss internet Indonesia wilayah Sumatera selatan akan di gelar pada Oktober mendatang, wanita millenial berusia 17-25 tahun bisa mengikuti ajang bergengsi ini dan mulai mempersiapkan diri untuk menjadi bagian dari miss internet Indonesia 2018. #sug
bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

UIN Minta Alumni Segera Proses PIN di Kampus

Palembang, BP Berangkat dari berkembangnya isu mengenai alumni Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang yang tak bisa mengikuti program ...