Home / Headline / Pasca Bentrok Dua Kubu Timses , Empat Lawang Kini Kondusif

Pasca Bentrok Dua Kubu Timses , Empat Lawang Kini Kondusif

BP/IST
Gubernur Sumsel H Alex Noerdin Bersama Komandan Korem 044/Gapo Kolonel Inf Iman Budiman, S.E. mendampingi Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI AM. Putranto, S.Sos dan Kapolda Sumsel Irjen Pol Drs. Zulkarnain Adinegara, Selasa malam (12/6) langsung mengunjungi tempat kejadian bentrok antar tim suskses Paslon Bupati Empat Lawang nomor urut 1 David Hardiyanto-Eduar Kohar dengan tim sukses nomor urut 2 Joncik Muhammad-Yulius di wilayah jalan lintas Bengkulu-Empat Lawang tepatnya di daerah Padang Tepong.

Palembang, BP
Dua kubu timses pasangan calon Bupati Empat Lawang, Sumatera Selatan (Sumsel) terlibat bentrok, Selasa (12/6). Seorang timses tewas dan tiga orang mengalami luka tembak.
Gubernur Sumsel H Alex Noerdin bersama Komandan Korem 044/Gapo Kolonel Inf Iman Budiman, S.E. mendampingi Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI AM. Putranto, S.Sos dan Kapolda Sumsel Irjen Pol Drs. Zulkarnain Adinegara, Selasa malam (12/6) langsung mengunjungi tempat kejadian bentrok antar tim suskses Paslon Bupati Empat Lawang nomor urut 1 David Hardiyanto-Eduar Kohar dengan tim sukses nomor urut 2 Joncik Muhammad-Yulius di wilayah jalan lintas Bengkulu-Empat Lawang tepatnya di daerah Padang Tepong.
Peristiwa bentrok yang mengakibatkan 1 orang tewas tertembak dan 3 orang luka-luka terjadi pada hari Selasa sore (12/6) sekira pukul 16.00, bermula saat Paslon nomor urut 1 akan berkampanye di Desa Simpang Perigi, Kecamatan Ulu Musi Kab. Empat Lawang, rombongan terhenti di Desa Padang Tepong lantaran mendapat informasi mereka akan dihadang massa Paslon nomor urut 2.
Saat dihadang itulah, kedua kubu pendukung semakin memanas dan beberapa orang dari massa pendukung nomor 1 akhirnya melepaskan tembakan. Belum diketahui motifnya tiba-tiba kedua timses Paslon tersebut terlibat bentrok.
Mendengar kejadian tersebut, Gubernur Sumsel H Alex Noerdin dan pimpinan TNI dan Polri di wilayah Sumsel yaitu Pangdam II/Swj Mayjen TNI AM. Putranto, S.Sos., Kapolda Sumsel Irjen Pol Drs. Zulkarnain Adinegara dan Danrem 044/Gapo Kolonel Inf Iman Budiman, S.E. langsung menuju lokasi kejadian guna melihat langsung peristiwa yang telah terjadi dalam rangka pengamanan dan menemui kedua belah pihak yang bertikai beserta pimpinan daerah untuk musyawarah agar kejadian tidak berulang lagi dan berkembang lebih luas, sehingga keamanan hingga proses Pilkada selesai tetap dalam keadaan kondusif.

Baca:  Kemudi Kapal Era Kerajaan Sriwijaya-Kesultanan Palembang Darussalam Ditemukan Oleh Pawang Sungai Musi

Satu hari pasca bentrok, kondisi di Empat Lawang berangsur-angsur membaik. Meski demikian, ratusan aparat gabungan TNI dan Polri masih berjaga-jaga di lokasi yang dianggap rawan.
Hal ini dilakukan agar tidak terjadi bentrokan susulan. Pemerintah Kabupaten Empat Lawang mengimbau warganya untuk tidak mudah terpancing dengan ulah orang yang ingin memperkeruh suasana. Masyarakat diminta tidak termakan isu-isu yang sengaja disebar untuk merusak keamanan dan kenyamanan.

BP/IST
Gubernur Sumsel H Alex Noerdin Bersama Komandan Korem 044/Gapo Kolonel Inf Iman Budiman, S.E. mendampingi Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI AM. Putranto, S.Sos dan Kapolda Sumsel Irjen Pol Drs. Zulkarnain Adinegara, Selasa malam (12/6) langsung mengunjungi tempat kejadian bentrok antar tim suskses Paslon Bupati Empat Lawang nomor urut 1 David Hardiyanto-Eduar Kohar dengan tim sukses nomor urut 2 Joncik Muhammad-Yulius di wilayah jalan lintas Bengkulu-Empat Lawang tepatnya di daerah Padang Tepong.

“Warga sekarang sudah mulai beraktivitas seperti biasa, dan sekarang personel dari Kodim bersama dari Polda juga masih di sini guna menjaga dan memantau langsung situasi hingga proses pelaksanaan pemilihan nantiselesai,” kata Danrem.
Sedangkan aparat kepolisian memastikan kondisi di Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan, pada pagi ini sudah kondusif. Bentrok yang terjadi sore kemarin membuat 1 orang meninggal dunia.
“Sudah aman, kondusif,” ujar Kapolres Empat Lawang, AKBP Agus Setyawan, Rabu (13/6).
Agus menambahkan, saat ini Kapolda Sumsel Irjen Zulkarnain dan Pangdam Sriwijaya juga sudah ada di lokasi. Bentrok di Empat Lawang, kemarin sore melibatkan 2 timses calon bupati.
“Kapolda Sumsel bersama Pangdam Sriwijaya serta pejabat utama Polda ada di Empat Lawang,” ujarnya.
Saat ini sejumlah personel kepolisian masih siaga di Empat Lawang. “Ada Brimob, Sabhara Polda dan lain lain,” katanya.
Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel), Irjen Pol Zulkarnain Adinegara mengultimatum tersangka penembakan di Desa Padang Tepong, Kecamatan Ulu Musi supaya menyerahkan diri apabila tidak menyerahkan maka dibuat target seperti teroris.
“Kalau tidak menyerahkan diri maka akan kita buat layaknya seperti teroris,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Biro (Karo) Ops Polda Sumsel, Kombes Pol Bambang Sudarminto meminta kepada masing-masing calon serta tim pemenangan menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) serta monitoring pengamanan tahapan Pilkada. Menurutnya sengaja datang ke Empat Lawang menemui pasangan calon untuk menyampaikan pesan Kapolda agar menjaga Kamtibmas terutama dalam tahapan Pilkada kedepannya.
“Tadi sudah kita temui masing-masing pasangan calon di posko pemenangannya. Kita menyampaikan pesan Kapolda, agar masing-masing paslon dan tim pemenangannya sama-sama menjaga Kamtibmas,” ungkapnya.
Dikatakannya, gangguan Kamtibmas atau kericuhan bisa saja terjadi lantaran pernyataan-pernyataan calon karena salah ditafsirkan oleh pihak lawan politiknya. Untuk itu, diharapkan semua pihak bisa menahan diri dan jangan mudah terpancing emosi sehingga pelaksanaan Pilkada Empat Lawang berjalan kondusif dan lancar.#osk

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Apel Akbar Panwaslu se-Kota Palembang

Palembang, BP Sebanyak 3.000 pengawas, mulai tingkat Kota, Kecamatan, Kelurahan, hingga TPS mengikuti apel akbar Panwaslu se kota Palembang, dalam ...