Home / Headline / DPRD Sumsel Himbau Masyarakat Waspada Penipuan Berkedok Undian

DPRD Sumsel Himbau Masyarakat Waspada Penipuan Berkedok Undian

BP/IST
Sekretaris Komisi V DPRD Sumsel Askweni

Palembang, BP

Pihak DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menghimbau masyarakat Sumsel untuk tidak mudah percaya dengan mendapatkan undian yang kebanyakan penipuan berkedok undian.
Sekretaris Komisi V DPRD Sumsel Askeweni mengatakan , kalau masyarakat banyak menjadi korban penipuan dari kemasan salah satu merek kopi dengan modus masyarakat mendapatkan kupon undian berhadian mobil atau uang.
Namun para korban disuruh mentransper uang kepada pelaku dengan alasan membayar pajak atau biaya pengiriman.
“Kita minta ditindak dan selidiki aparat terkait penipuan seperti ini , masyarakat lah banyak dapat undian mobil dan uang itu ada dalam kemasan kopi tahu-tahu penipuan,” katanya, Selasa (12/6).
Dia melihat aparat terkait segera menindak tegas pelakunya.
” Di OKI banyak masyarakat dapat undian penipuanitu , dapat mobil dan uang,” katanya.
Dia menyayangkan Dinas Sosial Sumsel tidak lagi mensosialisasikan penipuan dengan modus menang undian dalam produk kopi dan himbauan kepada masyarakat agar jadi korban penipuan.
Menteri Sosial (Mensos) Idrus Marham mengatakan, bahwa masyarakat dapat terhindar dari penipuan manakala terlebih dulu mengecek apakah penyelenggaraan undian berhadiah itu sudah terdaftar atau sudah memperoleh ijin ke kementerian Sosial. Semua itu dilakukan guna mengetahui apakah kegiatan tersebut benar adanya atau ada unsur kejahatan.
Begitupula terhadap penyelenggara kegiatan dapat bekerjasama dengan kementerian sosial agar kegiatannya didaftarkan untuk diberikan ijin penyelenggaran undian.
“Untuk undian berhadiah sudah ada aturannya, bahwa itu harus ada izin,” kata Idrus beberapa waktu lalu.
Idrus juga mengingatkan bahwa setiap penyelenggaran undian harus bisa dipastikan undian gratis berhadiah tersebut dilakukan secara terbuka, transparan. Diketahui siapa penyelenggaranya atau penanggungjawab penyelenggara undian.
“Bagi penyelenggara undian gratis berhadiah yang benar juga memberikan laporan secara terbuka dan transparan,” katanya.
Selain itu, Idrus juga mengajak pengusaha berperan dalam program-program pemerintah untuk masyarakat. Diantaranya penyelenggara undian gratis berhadiah dan pengumpulan uang atau barang untuk menangani persoalan sosial di masyarakat, seperti kemiskinan, pengangguran hingga narkoba.
“Program bantuan yang diberikan pemerintah seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Rastra hingga KIP turut membantu mengurangi beban masyarakat. Ke depan yang perlu tingkatkan bagaimana program masyarakat miskin untuk mengubah statusnya. Kita harus buat kemitraan baik dengan kementerian dan pengusaha yang ada,” katanya.
Kementerian Sosial sepanjang tahun 2017 telah memberikan izin UGB dan PUB sebanyak 1.338 SK, dengan dana usaha kesejahteraan sosial yang sudah disalurkan kepada PMKS sebesar Rp 96.915.064.000.
Sedangkan penerimaan negara bukan pajak (PNPB) sebesar Rp 846.307.901. Selain itu juga tercatat penerimaan hadiah tidak tertebak (HTT) atau hadiah tidak diambil oleh pemenang (HTDP) sebesar Rp 3.528.160.000. Adapun potensi penerimaaan pajak tahun 2017 sebesar 241.161.517.686.#osk

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

ESP : Sarimuda-Rozak Berkompeten Bangkitkan Palembang

Palembang, BP Palembang-Kota Palembang di zaman Walikota Eddy Santana Putra (ESP) dua periode 2003-2013 merupakan masa emas. Dimana kala itu ...